SALATIGA, Beritajateng.id – Kota Salatiga mendapataka Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) pada 2026. Anggaran untuk pendidikan itu diketahui mencapai Rp75,2 miliar.
Hal ini disampaikan Wali Kota Robby Hernawan saat menerima kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Ruang Kaloka, Kantor Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Jumat, 9 Oktober 2026.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut, alokasi DAK Nonfisik Pendidikan Kota Salatiga Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp75.267.586.000.
Robby menuturkan dukungan anggaran itu menjadi salah satu instrumen untuk menunjang keberlanjutan layanan pendidikan di daerah.
“Namun, kebutuhan pembangunan pendidikan juga menuntut sinergi pemerintah pusat dan daerah agar akses serta kualitas layanan semakin meningkat,” ujar Robby.
Robby menyampaikan, pendidikan merupakan salah satu kekuatan utama Kota Salatiga. Ekosistem pendidikan yang mencakup jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, ditambah dukungan komunitas literasi, kepemudaan, olahraga, dan kebudayaan, menjadi modal penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Berdasarkan data 2025, IPM Kota Salatiga mencapai 86,23 dan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.
Salatiga juga menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali Batch II dari Kementerian Dalam Negeri pada kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.
“Selaku Wali Kota Salatiga, saya siap berkolaborasi dan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui langkah-langkah konkret yang berujung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Utia Lil















