REMBANG, Beritajateng.id – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Rembang menargetkan 127 gerai Koperasi Merah Putih beroperasi pada Oktober 2026. Namun, hal itu masih bergantung pada kesiapan fasilitas, pengelola, serta dukungan pasokan barang dagangan.
Kepala Dindagkop UKM Mahfudz menuturkan pihaknya saat ini telah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap 127 gerai Koperasi Merah Putih sejak akhir November hingga awal Oktober 2026.
“Hasil verval tersebut sudah kita input ke Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa,” ujarnya, 13 Oktober 2026.
Ia menuturkan data itu membantu proses pemantauan serta mempercepat tindak lanjut terhadap kebutuhan yang belum terpenuhi. Di antaranya meliputi AC, rak barang, layar monitor, CCTV, jaringan internet, instalasi kelistrikan, jaringan air, komputer kasir, alat pemadam api ringan (APAR) dan generator set atau genset.
“Total ada 82 item kelengkapan yang perlu kita pastikan tersedia. Ini menjadi salah satu kendala dalam operasionalisasi Koperasi Merah Putih. Karena itu, kita terus berkoordinasi dengan Agrinas agar kekurangan yang masih ada bisa segera dipenuhi,” tegasnya.
Menurut Mahfudz, kesiapan operasional juga bergantung pada ketersediaan barang dagangan dan kesiapan pengelola. Oleh sebab itu, pemenuhan sarana prasarana perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kita terus mengejar pemenuhan kelengkapan yang masih kurang dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Harapannya, setelah seluruh sarana prasarana terpenuhi dan pengelolanya siap, gerai Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi serta mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa,” pungkasnya. (adv)
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















