JAKARTA, Beritajateng.id – Negara Indonesia mempunyai luas daratan mencapai 1,91 juta km² dan lebih dari 17.000 pulau. Keragaman wilayah ini melahirkan 84.276 desa dan kelurahan yang tersebar luas dari Sabang hingga Merauke, masing-masing dengan karakteristik unik dari pegunungan hingga pesisir.
Puluhan ribu desa dan kelurahan tersebut menjadi struktur pemerintahan paling mendasar dan krusial di Indonesia. Hal ini lantaran desa berfungsi sebagai fondasi utama kehidupan sosial serta titik awal dimana berbagai pelayanan publik, mulai dari bantuan sosial hingga pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi, dijalankan secara tepat sasaran.
Menurut definisi dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016, desa adalah kesatuan masyarakat hukum berwenang mengatur urusan pemerintahan dan mengelola kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa, hak asal-usul, dan tradisi yang diakui dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rincian Data Administrasi Terbaru 2024
Data terbaru dari Potensi Desa (Podes) Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat bahwa jumlah total unit pemerintahan setingkat desa di Indonesia mencapai 84.276 unit. Rinciannya terdiri dari 75.753 desa, 8.486 kelurahan, dan 37 unit permukiman transmigrasi.
Selain itu, Indonesia saat ini juga memiliki 7.281 kecamatan dan 514 kabupaten/kota. Angka-angka ini bersifat dinamis dan terus berkembang seiring adanya pemekaran wilayah, pertumbuhan penduduk, dan kebutuhan administrasi baru di daerah.
Distribusi Desa/Kelurahan di Seluruh Provinsi
Secara distribusi, terjadi disparitas jumlah desa/kelurahan yang signifikan antar-provinsi. Jawa Tengah memimpin sebagai provinsi dengan jumlah desa/kelurahan terbanyak, mencapai 8.563 wilayah administrasi. Disusul ketat oleh Jawa Timur di posisi kedua dengan 8.494 unit, dan Aceh melengkapi tiga besar dengan 6.516 desa/kelurahan.
Beberapa provinsi lain dengan jumlah besar termasuk Sumatra Utara (6.113), Jawa Barat (5.957), Nusa Tenggara Timur (3.538), Sumatra Selatan (3.278), dan Sulawesi Selatan (3.060).
Sebaliknya, DKI Jakarta tercatat memiliki jumlah unit pemerintahan setingkat kelurahan paling sedikit, yakni hanya 267. Provinsi lain dengan angka yang kecil meliputi Kepulauan Bangka Belitung (393), Kepulauan Riau (419), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (438).
Berikut adalah daftar lengkap jumlah desa/kelurahan di tiap provinsi di Indonesia berdasarkan data BPS Podes 2024:
- Nanggroe Aceh Darussalam : 6.516 desa/kelurahan
- Sumatera Utara : 6.113 desa/kelurahan
- Sumatera Selatan : 3.278 desa/kelurahan
- Sumatera Barat : 1.265 desa/kelurahan
- Bengkulu : 1.514 desa/kelurahan
- Riau : 1.867 desa/kelurahan
- Kepulauan Riau : 419 desa/kelurahan
- Jambi : 1.585 desa/kelurahan
- Lampung : 2.654 desa/kelurahan
- Bangka Belitung : 393 desa/kelurahan
- Kalimantan Barat : 2.151 desa/kelurahan
- Kalimantan Timur : 1.038 desa/kelurahan
- Kalimantan Selatan : 2.015 desa/kelurahan
- Kalimantan Tengah : 1.574 desa/kelurahan
- Kalimantan Utara : 484 desa/kelurahan
- Banten : 1.552 desa/kelurahan
- DKI Jakarta : 267 desa/kelurahan
- Jawa Barat : 5.957 desa/kelurahan
- Jawa Tengah : 8.563 desa/kelurahan
- Daerah Istimewa Yogyakarta : 438 desa/kelurahan
- Jawa Timur : 8.494 desa/kelurahan
- Bali : 717 desa/kelurahan
- Nusa Tenggara Timur : 3.442 desa/kelurahan
- Nusa Tenggara Barat : 1.166 desa/kelurahan
- Gorontalo : 732 desa/kelurahan
- Sulawesi Barat : 650 desa/kelurahan
- Sulawesi Tengah : 2.020 desa/kelurahan
- Sulawesi Utara : 1.838 desa/kelurahan
- Sulawesi Tenggara : 2.292 desa/kelurahan
- Sulawesi Selatan : 3.060 desa/kelurahan
- Maluku Utara : 1.198 desa/kelurahan
- Maluku : 1.248 desa/kelurahan
- Papua Barat : 969 desa/kelurahan
- Papua : 1.029 desa/kelurahan
- Papua Tengah : 1.208 desa/kelurahan
- Papua Pegunungan : 2.634 desa/kelurahan
- Papua Selatan : 690 desa/kelurahan
- Papua Barat Daya : 1.018 desa/kelurahan











