KOTA TEGAL, Beritajateng.id – Sebuah rumah salah satu milik Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pemalang di wilayah Kota Tegal digeledah oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 7 Agustus 2026. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Arum Blok B VI RT 02/RW 10, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan.
Kehadiran tim KPK ini mengundang perhatian warga sekitar. Pasalnya, kasus yang ditangani diduga berkaitan langsung dengan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang sebelumnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Menurut keterangan Ketua RT 02, Winarto, tim KPK datang ke lokasi tidak lama setelah salat Jumat.
“Saya diminta menjadi saksi dan mendampingi proses penggeledahan. Ada tiga mobil dari KPK, platnya Jakarta. Waktu datang juga ada pengawalan dari mobil patroli Polres Tegal Kota,” ungkap Winarto saat ditemui di lokasi.
Winarto menyebut, selama proses berlangsung suasana cukup kondusif. Penyidik masuk ke dalam rumah dan melakukan pemeriksaan di beberapa ruangan.
Rumah yang digeledah diketahui milik Eko Daryanto, yang berstatus ASN di lingkungan Pemkab Pemalang. Saat penggeledahan, Eko tidak berada di rumah, hanya istri dan beberapa anggota keluarga yang ada di lokasi.
Penggeledahan ini diyakini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus OTT tersebut. Anom Widiyantoro ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama dalam praktik dugaan korupsi terkait proyek dan perizinan di lingkungan Pemkab Pemalang.
Dalam praktiknya, KPK melakukan penggeledahan untuk mencari dokumen, data keuangan, catatan, hingga barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara. Namun hingga kini belum ada informasi resmi terkait barang apa saja yang diamankan dari rumah Eko Daryanto.
“Saya hanya mendampingi dari luar. Tidak melihat secara detail apa yang diambil. Setelah selesai, tim langsung pergi,” tambah Winarto.
Sejak tim KPK tiba, sejumlah warga sekitar terpantau berkerumun di depan rumah. Beberapa personel kepolisian dari Polres Tegal Kota juga terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya penggeledahan.
Salah satu warga mengaku kaget karena tidak menyangka rumah tersebut menjadi target KPK.
“Tahu-tahu ramai. Ternyata rumahnya Pak Eko digeledah. Kami tahunya beliau ASN di Pemalang,” kata salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan dan hasil dari penggeledahan tersebut.
Jurnalis: Yadi
Editor: Tia















