BLORA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melakukan rotasi jabatan terhadap empat aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa, 13 Januari 2026. Dengan adanya rotasi tersebut, kini beberapa jabatan yang sempat kosong telah terisi.
Rotasi itu meliputi pengisian jabatan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPPKAD), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), serta dua posisi staf ahli bupati.
Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan, rotasi jabatan merupakan langkah yang biasa terjadi di lingkungan pemerintah. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan.
“Ini tahap awal. Jadi nanti kita akan evaluasi lagi dengan Bu Wakil, untuk mencari formula yang pas. Ini untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arief Rohman usai acara rotasi pelantikan di gedung BPPKAD Blora yang digelar tertutup, Selasa, 13 Januari 2026.
Dengan Kepala BPPKAD Blora yang baru, Bupati Arief berharap pendapatan asli daerah (PAD) Blora bisa meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Karena kita masih ingin untuk pendapatan genjot lagi. Semoga Kepala BPPKAD yang baru dapat mengawal itu,” kata Arief.
Sementara terkait pergantian Kepala Dindukcapil Blora, Bupati Arief menilai selama ini terdapat banyak aduan masyarakat terhadap layanan pencatatan sipil.
“Nanti Bu Retno (kepala yang baru, red), Dukcapil diminta untuk selalu terbuka 24 jam, menerima aduan masyarakat terkait pencatatan sipil,” ujarnya.
Disisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Blora, Heru Eko Wiyono mengungkap saat ini masih ada kekosongan jabatan kepala dinas di lima organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di empat kecamatan.
Kekosongan itu meliputi jabatan di Dinrumkimhub, Sekretariat Dewan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Sementara untuk kecamatan itu ada Jepon, Banjarejo, Randublatung, dan Jati,” terang Heru.
Selain jabatan kepala dinas dan camat yang kosong, ia mengungkap terdapat 85 posisi aparatur sipil negara (ASN) dari eselon 3 dan 4 yang mengalami kekosongan.
Berikut adalah nama empat ASN yang dirotasi:
- Retno Kusumowati, sebelumnya Staf Ahli Bupati bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, sekarang menjadi Kepala Dindukcapil Blora
- Pitoyo Trusingtyas Sarodjo, sebelumnya Kepala Dinrumkimhub Blora, sekarang menjabat Kepala BPPKAD Blora
- Catur Pambudi Amperawan, sebelumnya di Sekwan, sekarang menjabat di Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Pembangunan
- Djoko Sulistyono, sebelumnya Kepala Dindukcapil Blora, sekarang menjadi Staf Ahli Bupati bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















