DEMAK, Beritajateng.id – Dinas Pariwisata Demak meluncurkan paket “Jelajah Wisata Religi Demak” (Jawara) yang menggabungkan wisata ziarah, budaya, dan keindahan alam khas pesisir.
Kepala Dinas Pariwisata, Endah Cahya Rini mengatakan, tarif paket Jawara ini relatif murah yakni Rp225 ribu untuk minimal booking 10 pax dan Rp200 ribu untuk minimal booking 20 pax.
“Paket Jawara terinspirasi karena length of stay kita masih rendah, masih di bawah empat jam. Nah, kami ingin menaikkan lama tinggal wisatawan di Demak,” ujarnya.
Program ini mulai diperkenalkan sejak awal 2025 dan dirancang agar wisatawan bisa menjelajah sejak dini hari hingga sore.
“Kami susun jadwalnya mulai jam 04.00 WIB menuju wisata religi Syekh Mudzakir untuk berziarah, di sana juga yang menjual sensasinya luar biasa karena bisa melihat sunrise dari tengah laut dengan menaiki perahu,” jelasnya.
Usai menikmati sunrise, wisatawan diajak menyusuri Dusun Senik di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, yang dikenal sebagai Desa Tenggelam.
“Di sana, pengunjung diajak muter-muter melihat sisa bangunan rumah warga yang kini terendam air laut, menikmati indahnya hamparan mangrove,” ujarnya.
Perjalanan dilanjutkan kembali ke dermaga sambil menikmati jamu coro, minuman tradisional khas Demak, lalu ke Makam Kadilangu, Notobratan, Segaran, rumah Sasonorenggo, Makam Sunan Kalijaga, hingga Museum dan Masjid Agung Demak.
Ia menambahkan, paket ini merupakan hasil eksplorasi pribadi yang ia lakukan sebelum disusun secara resmi. Menurutnya, produk wisata tersebut bisa dijalankan oleh siapa saja, termasuk biro perjalanan dan pemandu lokal.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















