DEMAK, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,4 persen tahun ini.
Berdasarkan data BPS, angka TPT Demak pada 2020 berada di angka 7,31 persen. Angka ini menurun pada 2021 menjadi 5,28 persen, lalu meningkat di 2022 menjadi 6,11 persen, dan berangsur turun menjadi 4,75 persen pada 2024.
Kepala Dinakerind Demak, Agus Kriyanto menegaskan, pihaknya optimis target tersebut dapat dicapai melalui berbagai langkah strategis seperti pelatihan peningkatan skill.
“TPT kita masih 4,75 persen, dan target tahun ini 4,4 persen. Saya yakin, Insyaallah bisa tercapai,” ujarnya.
Untuk menurunkan angka itu, pihaknya menggencarkan berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan di desa maupun Balai Latihan Kerja (BLK).
Saat ini, terdapat tiga pelatihan di desa melalui Mobile Training Unit (MTU) yang sedang berjalan, yaitu pelatihan Teknik Sepeda Motor di Desa Gebang, pelatihan Servis AC di Temuroso, dan pelatihan Teknik Las di Tambakroto..
Sementara di BLK Demak, pelatihan difokuskan pada berbagai bidang keterampilan seperti menjahit, tata rias, practical office advance, tata boga, hingga barista.
“Pelatihan-pelatihan ini kami arahkan agar masyarakat memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar kerja,” katanya.
Selain pelatihan, pihaknya juga rutin menyelenggarakan Job Fair yang diikuti oleh 4.000 pencari kerja saat terakhir kali digelar.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















