GROBOGAN, Beritajateng.id – Sebanyak ribuan anak yatim mendapatkan santunan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Grobogan ke-300. Santunan ini diberikan oleh PT Sukun Wartono Indonesia di Pendopo Kabupaten, Sabtu, 28 Februari 2026.
Program bertajuk Santunan 10 Ribu Anak Yatim itu menyalurkan bantuan kepada 1.000 anak yatim di Grobogan. Sebanyak 500 anak dihadirkan langsung di Pendopo, sementara 500 lainnya menerima santunan secara terpisah karena keterbatasan kapasitas tempat.
Dalam kesempatan ini, Corporate Secretary PT Sukun, Deka Hendratmanto, yang akrab disapa Anton, membuka sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun untuk kabupaten setempat.
“Selamat ulang tahun ke-tiga abad Kabupaten Grobogan. Mudah-mudahan Grobogan jadi kabupaten maju, aman, tertib, kondusif. Masyarakat seiring seirama dan maju bersama,” ujarnya.
Anton menyebut, 2026 menjadi tahun kesembilan program Santunan 10 Ribu Anak Yatim digelar. Grobogan sendiri menjadi lokasi untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah dilaksanakan di Pendopo saat masa pandemi Covid-19.
Ia pun memohon doa agar perusahaan terus diberi kelancaran dalam menjalankan amanah usaha, sehingga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Dengan demikian, perusahaan memberikan manfaat banyak bagi masyarakat sekitar Kabupaten Kudus secara menyeluruh,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Anang Armunanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi program PT Sukun tersebut. Ia menegaskan, kehadiran PT Sukun membawa arti penting bagi anak-anak yatim di Grobogan.
“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Sukun. Sore ini hadir 500 penerima santunan di antaranya melalui Lazisnu dan Lazismu,” ujar Anang.
Ia menjelaskan, separuh penerima lainnya akan disalurkan langsung kepada anak-anak yatim di luar acara utama karena keterbatasan daya tampung Pendopo.
Sekda Anang juga mendoakan agar PT Sukun semakin berkembang sehingga dapat terus melanjutkan program sosialnya.
“Mudah-mudahan PT Sukun semakin besar, pimpinan perusahaan diberikan kesehatan, kemudahan dan terus bisa menyalurkan program baiknya, utamanya untuk kita di Grobogan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh hadirin mendoakan Grobogan tetap aman dan dijauhkan dari bencana, terlebih di usia yang memasuki tiga abad perjalanan.
“Kita doakan bersama, Grobogan menjadi kabupaten aman, jauh dari bencana. Masyarakatnya adem, ayem, makmur, sejahtera, pimpinannya juga sehat, amanah menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Grobogan menjadi daerah kelima dalam rangkaian program Santunan 10 Ribu Anak Yatim tahun ini, setelah sebelumnya digelar di Blora, Rembang, Pati, dan Jepara. Agenda serupa selanjutnya akan digelar di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Demak, dan terakhir di Kudus.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















