KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang meninjau ulang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Hal ini lantaran kondisi keuangan daerah yang berkurang drastis akibat efisiensi anggaran.
Hal itu diungkap Ketua DPRD Bondan Marutohening usai memimpin Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Semarang di Kantor DPRD Kabupaten Semarang baru-baru ini.
“Sehingga kami memberikan sejumlah rekomendasi yang cukup panjang kepada Pemkab Semarang, karena dengan adanya efisiensi anggaran ini tentu sangat berdampak kepada capaian-capaian target pembangunan daerah di wilayah kita ini,” ungkapnya.
Ia juga meminta kepada Pemkab Semarang untuk segera melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah strategisb agar segera menyesuaikan arah pembangunan di Kabupaten Semarang.
“Rekomendasi yang kami berikan, memang beberapa target kinerja Pemkab Semarang di tahun 2025 sebagian besar sudah terpenuhi, tapi ada juga yang belum terpenuhi,” katanya.
Menurutnya, dengan adanya kebijakan efisiensi melalui pengurangan dana transfer ke daerah (TKD), mestinya ada perubahan target di RPJMD yang dicanangkan Pemkab Semarang.
“Dan hal itu harus di review bersama-sama antara Pemkab Semarang dengan DPRD Kabupaten Semarang terkait adanya kebijakan dari pemerintah pusat soal efisiensi dipengurangan TKD itu, dan mestinya Pemkab Semarang melakukan perubahan target yang ada dari pencanangan kemarin,” katanya.
Ia pun mendorong Pemkab Semarang melakukan sejumlah pekerjaan pembangunan daerah dari yang paling prioritas.
“Yang mendesak dulu yang dikerjakan, kemudian target-target pekerjaan lainnya, yang tidak terlalu mendesak ini bisa dikerjakan di tahun 2027 mendatang, atau tahun-tahun berikutnya,” beber Bondan lagi.
Adapun menurutnya program-program kerja yang paling realistis dan prioritas saat ini berada di sektor pelayanan dasar, kesehatan, pendidikan, dan kemiskinan, serta infrastruktur.
“Dimana menurut kami di DPRD beberapa program kerja di bidang pelayanan dasar, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan infrstruktur ini masih sangat perlu perhatian lebih dari Pemkab Semarang,” kata dia.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















