KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah Kartika Permanasari melepas 1.214 calon jemaah haji (calhaj) untuk berangkat beribadah ke Tanah Suci Makkah pada Minggu, 26 April 2026. Acara pelepasan digelar dalam seremoni khidmat di Pendopo Tumenggung Bahurekso.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan bentuk totalitas penghambaan kepada Allah SWT, sehingga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
“Kesempatan ini patut disyukuri dengan memperbanyak bekal takwa. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Bupati Tika, saapan akrabnya.
Bupati Tika juga berpesan agar para jemaah menjaga niat, kesehatan, serta memperkuat kebersamaan selama di Tanah Suci. Ia mengimbau agar jemaah saling membantu, terutama bagi mereka yang lanjut usia atau memiliki keterbatasan fisik.
Analis kebijakan Kementerian Haji dan Umrah, Naili Fathimatuz Zahro, menyampaikan bahwa terdapat beberapa jemaah yang tidak berangkat karena dinyatakan tidak memenuhi persyaratan kesehatan.
Berdasarkan data terbaru, jumlah calhaj asal Kendal tahun ini tercatat 1.214 orang, yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), termasuk satu kloter gabungan awal. Rinciannya sebagai berikut: Kloter SOC 17: 2 jemaah, Kloter SOC 18: 329 jemaah, Kloter SOC 19: 355 jemaah, Kloter SOC 20: 354 jemaah, Kloter SOC 21: 174 jemaah.
Untuk jadwal pemberangkatan utama: Kloter 18 diberangkatkan pada 26 April 2026 pukul 10.00 WIB, Kloter 19 pada 26 April 2026 pukul 16.00 WIB, Kloter 20 pada 27 April 2026 pukul 02.00 WIB, Kloter 21 pada 27 April 2026 pukul 06.00 WIB.
Sementara itu, jemaah termuda berusia 16 tahun 5 bulan, sedangkan jemaah tertua berusia 94 tahun.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pernyataan resmi Bupati yang memberangkatkan Kloter 18 sebagai kloter pertama. Suasana haru dan doa mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut, yang turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga jemaah.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















