KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah Kartika Permanasari mengungkap penanganan tiang listrik dan kabel terdampak angin kencang di sepanjang Jalan Pahlawan 2 Kendal, beberapa pekan lalu, tidak bisa serta merta diperbaiki.
Pernyataan itu disampaikan sebagai respon atas keluhan masyarakat yang disampaikan Anggota DPRD Kendal dari Fraksi PKB, Dian Alfat Muhammad, melalui interupsi dalam forum Rapat Paripurna pada beberapa hari lalu terkait mitigasi bencana dan penanganan banjir.
Bupati Tika, sapaan akrabnya, mengatakan penanganan tidak bisa serta merta dilakukan setelah bencana karena lantaran banyak wilayah lain di Kabupaten Kendal yang juga terdampak bencana angin kencang tersebut dan perlu penanganan segera.
“Kemudian kita juga harus berkoordinasi dengan PLN dan provider. Jadi tidak serta merta kita memperbaiki sendiri. Memang membutuhkan koordinasi dengan pihak PLN dan provider,” ujarnya.
Terkait penanganan banjir, Bupati Tika menyatakan hal itu membutuhkan proses, terutama soal normalisasi sungai yang sebagian besar menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Terkait normalisasi kita juga tidak mungkin menggunakan anggaran APBD Kendal, karena itu menjadi kewenangan Pemprov Jateng. Tetapi kalau untuk perawatan itu bisa. Apalagi dengan keterbatasan anggaran tidak memungkinkan kita melakukan normalisasi,” terangnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tiang dan kabel-kabel yang sebelumnya berserakan di Jalan Pahwalan 2 Kendal karena tersapu angin tersebut kini sudah mulai tertata rapi.
Sebelumnya, Anggota DPRD Kendal dari Fraksi PKB, Dian Alfat Muhammad, melalui interupsi pada rapat paripurna menyebut, tidak ada tindakan serius dari OPD terkait untuk memperbaiki tiang dan kabel yang melintang di Jalan Pahlawan 2 Kendal hingga beberapa pekan setelah bencana angin besar.
Ia menilai kondisi itu cukup membahayakan bagi para pengendara yang melintas di jalan tersebut.
“Masyarakat sekitar sudah banyak yang mengadu tapi terkesan Pemkab Kendal tidak ada tindakan sama sekali. Saya harap perlu ada komunikasi dengan OPD terkait,” katanya.
Dian Alfat juga menyinggung terkait normalisasi sungai yang tidak sampai hilir. Ia mengharapkan agar pimpinan daerah dapat memberikan soluai terkait persoalan normalisasi sungai di wilayah Kabupaten Kendal.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















