KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal menyediakan vaksinasi rabies tanpa pungutan biaya atau gratis mulai 2-29 September 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati World Rabies Day yang jatuh pada 28 September 2026.
Mengusung tema “Stronger Together”, vaksinasi untuk hewan peliharaan maupun hewan penular rabies (HPR) ini dilaksanakan secara bertahap di lima lokasi. Lokasi pertama dimulai di Puskeswan Kaliwungu pada 2-3 September 2026.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Puskeswan Sukorejo pada 8-9 September, Puskeswan Weleri pada 15-16 September, Puskeswan Boja pada 22-23 September, dan terakhir di Kantor DPP Kendal pada 29 September 2026.
Plt Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPP Kendal, drh. Septiana Wulandari, mengatakan vaksinasi tersebut merupakan salah satu langkah pencegahan untuk menekan risiko penyebaran rabies yang dapat menular dari hewan kepada manusia.
“DPP Kendal menyelenggarakan vaksinasi rabies di lima titik. Dimulai hari ini di Puskeswan Kaliwungu, berikutnya di Sukorejo, Weleri, Boja, dan terakhir di Kantor DPP Kendal,” jelas drh. Ana, sapaan akrabnya.
Menurutnya, vaksinasi tidak hanya bertujuan melindungi hewan dari rabies, tetapi juga memberikan perlindungan bagi pemilik hewan, keluarga, maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
“Hewan yang berisiko menularkan rabies di antaranya anjing, kucing, dan monyet. Selain vaksinasi, kami juga memberikan edukasi kepada pemilik hewan. Harapannya, melalui kegiatan ini wilayah kita bisa bebas rabies,” ungkapnya.
Drh Ana menambahkan, DPP Kendal menyediakan sebanyak 300 dosis vaksin dalam program tersebut. Hingga saat ini, sekitar 219 hewan telah mendaftar untuk divaksinasi.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk memanfaatkan program vaksinasi gratis ini,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Puskeswan Kaliwungu, drh. Zaki, menjelaskan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum hewan mendapatkan vaksinasi.
Menurutnya, hewan harus dalam kondisi sehat, berusia minimal empat bulan, tidak sedang hamil, bebas dari cacing dan parasit, tidak mengalami gangguan kulit, serta tidak sedang menjalani pengobatan.
“Setelah hewan didaftarkan, kemudian dilakukan pemeriksaan dan penimbangan berat badan. Jika memenuhi persyaratan sehat dan layak divaksin, hewan peliharaan langsung mendapatkan vaksinasi,” terangnya.
Salah seorang pemilik hewan peliharaan, Eka, warga Kaliwungu, mengaku senang dengan adanya program vaksinasi rabies gratis tersebut.
“Kalau sudah divaksin, kucingnya bisa lebih sehat. Ini baru pertama kali vaksin. Semoga ke depan program seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” pungkasnya.(ADV)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil















