KENDAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal akan menata ulang dan mengubah wajah di wilayah perbatasan Kendal-Semarang, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, menjadi taman.
Penataan ini dilakukan lantaran kawasan tersebut menuai polemik akibat penuh dengan lumpur material galian C. Kondisi ini bahkan mengganggu keselamatan pengguna jalan karena licin, hingga menyebabkan kecelakaan dengan korban meninggal.
Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi menyampaikan, Pemkab Kendal akan menyulap lokasi yang kerap memakan korban lantaran jalan licin dan penuh lumpur menjadi sebuah taman.
“Kita akan tata tempat ini, akan kita buat taman. Tidak boleh ada lagi truk-truk yang parkir disepanjang jalan ini. Dan tempat usaha disini akan kita buatkan secukupnya,” ujar Wakil Bupati, Benny Karnadi saat meninjau lokasi, Senin, 12 Januari 2026.
Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya akan menggandeng pelaku usaha tambang di wilayah tersebut melalui untuk membangun dan menata batas Kota Kendal agar menjadi bersih dan indah kembali.
“Kita akan mintakan CSR (Corporate Social Responsibility, red) dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki usaha di wilayah sini,” terangnya.
Setelah taman selesai dibangun, ia menegaskan agar truk-truk tambang tidak kembali parkir dengan liar di kawasan tersebut. Pihaknya akan memerintahkan Dinas Perhubungan dan Polres Kendal guna melakukan pengawasan dan sosialisasi.
“Kita akan minta Dishub dan Polres untuk menilang,” tegasnya.
Ia menambahkan, rencana pembangunan taman dan drainase akan dilaksanakan sesegera mungkin.
“Minggu ini harus clear. Kita akan minta agar truk-truk itu besok keluar,” tambahnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















