SEMARANG, Beritajateng.id – Sebanyak 142 dari 177 Koperasi Merah Putih beroperasi aktif di Kota Semarang. Sementara sisanya masih dalam tahap pengembangan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Margaritha Mita Dewi Sopa, mengungkap secara keseluruhan ratusan koperasi tersebut telah membukukan omzet gabungan sebesar Rp869.022.000 hingga akhir Februari 2026.
“Omzet KKMP per Februari 2026 mencapai Rp869.022.000,” ujarnya, Minggu, 5 April 2026.
Ia menuturkan layanan yang tersedia di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pun beragam. Diantaranya meliputi penjualan sembako, LPG, BRILink, Postpay, alat tulis kantor, LakuPandai, pengolahan minyak jelantah bekas, pengolahan sampah, konveksi, SPPG, hingga Samsat Budiman.
Keberagaman layanan ini, menurut Mita, menjadikan KKMP mampu bersaing dari sisi harga dibandingkan pasar konvensional.
“KKMP berkontribusi pada ekonomi di masyarakat karena harga di KKMP dapat bersaing dibanding dengan pasar,” katanya.
Walaupun begitu, ia mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi KKMP, seperti ketersediaan stok barang yang terbatas. Selisih antara harga beli dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang terlalu tipis juga membuat keuntungan koperasi sangat minim, sementara biaya operasional pengambilan barang justru cukup besar.
“Ketersediaan stok barang terbatas, harga beli dengan harga jual yang harus sesuai HET selisihnya terlalu sedikit sehingga keuntungan terlalu minim karena operasional pengambilan barang terlalu besar,” ungkapnya.
Tantangan lain yang tak kalah serius juga diakui Mita mulai dari rendahnya minat masyarakat menjadi anggota, keterbatasan modal, minimnya fasilitas gerai, hingga kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus yang masih perlu ditingkatkan.
“Minat masyarakat untuk menjadi anggota KKMP masih rendah, ditambah banyak yang tidak punya gerai, SDM pengurus kurang kompeten, dan kurangnya modal,” imbuhnya.
Untuk mendorong sisi keanggotaan, Pemerintah Kota Semarang sendiri mewajibkan ASN dan pegawai untuk bergabung menjadi anggota KKMP di wilayah masing-masing.
“Saat ini pegawai yang bergabung tercatat sebanyak 3.435 atau sekitar 23,86 persen dari target telah resmi menjadi anggota KKMP per 31 Maret 2026,” tuturnya.
Mita menyebut pihaknya saat ini tengah fokus mendorong peningkatan jumlah anggota agar permodalan koperasi semakin kuat. Serta pelatihan peningkatan kapasitas SDM bagi pengurus koperasi juga akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kita sedang fokus ke optimalisasi peningkatan anggota supaya modalnya makin kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Dadapsari Broto Suyono menceritakan awal mula pengembangan koperasi dari modal awal hanya Rp540.000 dan sembilan anggota.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, koperasi yang di nahkodainya berhasil membukukan omzet hingga Rp250 juta lebih pada periode Januari hingga Maret 2026.
Broto menjelaskan, untuk bergabung menjadi anggota koperasinya cukup mudah, yakni hanya dengan membayar simpanan pokok Rp50.000 dan iuran wajib Rp10.000 per anggota.
“Kami putuskan segitu karena segitu mampunya masyarakat kami, untuk membayar simpanan pokok kita jyga beri kelonggaran untun mencicil,” ujarnya.
Karena keterbatasan dana awal, Broto mengaku menggunakan uang pribadinya untuk memulai usaha pengadaan sembako. Hasilnya pada bulan pertama beroperasi, Juli 2025, koperasi mencatat keuntungan Rp42.000 dari omzet sekitar Rp700.000.
Grafik terus menanjak hingga November 2025, saat keuntungan menyentuh kisaran Rp2 juta hingga Rp3 juta dengan omzet mendekati Rp90 juta.
Pada Desember 2025, koperasi resmi pindah ke gedung kelurahan setelah mendapat fasilitas dari pemerintah kelurahan, setelah sebelumnya berada dirumahnya.
Di bulan yang sama, omset menembus Rp125 juta dengan keuntungan sekitar Rp5,1 juta. Pencapaian ini menjadi dasar pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana yang hasilnya diterima baik oleh seluruh anggota.
“Setelah itu, jumlah anggota pun melonjak drastis. Tadinya sembilan orang, hari ini tercatat sekitar 145 anggota yang aktif,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















