SEMARANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang mencatat sekitar 30 Koperasi Kelurahan Merah Putih belum beroperasi hingga kini.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Margaritha Mita Dewi Sopa, mengatakan koperasi tersebut mengalami sejumlah kendala. Diantaranya seperti keterbatasan modal, minimnya jumlah anggota, hingga gudang penyimpanan yang belum tersedia.
“Selain modal, jumlah anggotanya sedikit. Lalu belum ada tempat penyimpanan barang. Sekitar 30 kelurahan saja yang belum aktif,” kata Mita, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurutnya, mayoritas KKMP yang belum aktif berencana membuka usaha gerai sembako. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum memiliki tempat untuk menyimpan stok barang.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya dengan melibatkan KKMP dalam program Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan.
“Kita minta KKMP yang belum punya usaha ini bisa masuk dalam anggota kios pangan. Jadi, nanti ikut meramaikan kebutuhan Gerakan Pangan Murah,” ujarnya.
Di sisi lain, Mita menyebut perkembangan KKMP yang telah beroperasi cukup menggembirakan. Bahkan, beberapa koperasi sudah mampu mencatat omzet puluhan juta rupiah setiap bulan.
“Omzetnya ngeri. Macam-macam. Ada yang Rp60 juta sebulan, ada yang hampir Rp100 juta,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, jenis usaha yang dijalankan KKMP tidak hanya terbatas pada toko sembako, tetapi juga gerai obat murah, layanan simpan pinjam, penyewaan gudang, hingga budidaya perikanan.
“Selain itu, ada pula koperasi yang mengembangkan usaha budidaya perikanan. Misalnya di Candisari yang melakukan budidaya lele,” jelasnya.
Mita menambahkan, pemerintah pusat mulai menyalurkan dukungan sarana dan prasarana kepada KKMP yang sudah aktif. Misalnya seperti di KKMP Sampangan yang menerima kendaraan operasional.
“KKMP yang sudah dapat kendaraan operasional baru KKMP Sampangan, karena pembangunan gerainya baru satu. Yang lainnya menyusul, proses. Sedang dibangun tiga (gerai koperasi) yakni di Tugurejo, Lamper Tengah, Wonolopo,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















