REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengadakan uji kompetensi Chef Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.
Kegiatan yang digelar di Pendopo SPPG Pasar Banggi pada Sabtu, 9 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan serta keamanan MBG. Para juru masak juga akan mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Adapun penguji didatangkan dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jasa Boga Nusantara. Total peserta yang mengikuti sertifikasi Chef MBG ini pun mencapai 36 orang dari berbagai SPPG di Rembang.
Dalam sambutannya, Bupati Harno menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang diproduksi di setiap SPPG.
“Saya titip pesan kepada chef, tugas intinya adalah memastikan makanan aman dikonsumsi, kandungan gizinya terpenuhi, dan kualitasnya tetap terjaga,” ujarnya Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Rembang, M. Hanies Cholil Barro’, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung standar layanan program MBG.
“Dari 69 SPPG yang beroperasi saat ini, sekitar 30-an chef mengikuti sertifikasi. Nanti akan kami data kembali agar seluruh SPPG memiliki tenaga pengolah makanan yang kompeten dan tersertifikasi,” jelasnya.
Pihaknya akan melakukan pendataan lanjutan melalui koordinator SPPI guna memastikan seluruh SPPG memiliki chef bersertifikat sesuai ketentuan teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Salah satu peserta, Yulianti, chef dari SPPG Karangharjo Kecamatan Kragan, mengaku antusias mengikuti sertifikasi tersebut karena dapat menambah kompetensi sekaligus pengalaman kerja.
“Alhamdulillah senang bisa ikut sertifikasi ini. Semoga bisa menambah kemampuan dan kepercayaan diri dalam bekerja,” ungkapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















