REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) menggelar pasar murah di Taman Kartini, Jumat, 17 April 2026. Dalam kegiatan ini, sejumlah warga yang memiliki nama Kartini dan lahir di tanggal 21 April mendapatkan paket sembako.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dintanpan Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, menuturkan pemberian sembako tersebut dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026. Paket sembako itu berisi minyak, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai.
“Ada sekitar lima sampai enam orang yang sudah menerima. Total kami siapkan 20 paket,” ujarnya.
Di pasar murah tersebut, pihaknya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi untuk membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga.
“Kami menyediakan beras, gula, minyak, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.
Beberapa harga yang ditawarkan di antaranya beras medium Rp12.000 per kilogram (dari harga pasar di atas Rp14.000), telur Rp26.000 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.000 per liter.
Total stok yang disiapkan pun cukup besar, seperti beras hingga 5 ton, serta masing-masing sekitar 500 kilogram atau liter untuk gula, minyak, dan telur. Sementara bawang dan cabai disediakan sekitar 250 kilogram.
Sementara itu, Plh Bupati M. Hanies Cholil Barro’ menjelaskan peringatan Hari Kartini yang dipusatkan di Taman Kartini dan lokasi lainnya ini akan digelar meriah serta dirancang agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan.
“Ini awal start rangkaian Hari Kartini. Dari hari ini sampai Selasa, ada sekitar empat hari kegiatan,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Rangkaian kegiatan pada Jumat, 17 April 2026 diawali dengan senam bersama, dilanjutkan bazar UMKM dan layanan cek kesehatan gratis yang difokuskan bagi perempuan. Pada hari berikutnya, akan digelar lomba inovasi perempuan serta pembukaan berbagai pelatihan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pelatihan digital marketing bagi penyandang disabilitas yang dijadwalkan pada Minggu, 19 April 2026. Selain itu, seminar perempuan akan digelar pada Senin, 20 April 2026 sebelum ditutup dengan upacara peringatan Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026.
Plh Bupati menuturkan sejumlah lokasi dimanfaatkan sebagai venue kegiatan, mulai dari Taman Kartini, Pendopo, hingga ziarah ke makam RA Kartini.
“Kita ingin semua venue terpakai, di sini, di Pendopo, juga ada ziarah ke makam Kartini,” tambahnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















