Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Kota Semarang

PGSI Jateng Sebut Gerakan Ayah Ambil Rapor Bisa Menimbulkan Diskriminasi

Utia Afidah by Utia Afidah
21 Desember 2025
in Kota Semarang
PGSI Jateng Sebut Gerakan Ayah Ambil Rapor Bisa Menimbulkan Diskriminasi

Tampak seorang ayah saat pengambilan rapor anaknya di salah satu sekolah di Kota Semarang, beberapa waktu lalu. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

862
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

SEMARANG, Beritajateng.id – Pelaksanaan program gerakan ayah ambil rapor anak yang diinisiasi Kementerian Kependudukan, Pembangunan Keluarga, dan BKKBN dinilai berpotensi menimbulkan diskriminasi.

Diketahui, gerakan ayam ambil rapor anak ini mulai berlangsung sejak Kamis, 18 Desember 2025. Gerakan ini disosialisasikan melalui surat edaran yang disebarkan ke Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga satuan pendidikan.

Wakil Ketua I Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Noor Salim, menilai implementasi gerakan itu justru memicu persoalan baru di lapangan.

“Gerakan ayah ambil rapor anak saat ini justru menjadi ajang bullying nasional karena secara terang-terangan mendiskriminasi siswa dan ibu-ibu yang selama ini mengambil rapor di sekolah,” katanya, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia mengungkapkan, PGSI Jateng menerima banyak laporan dari para orang tua, khususnya ibu-ibu, yang merasa perannya seolah diabaikan. Bahkan, menurutnya, gerakan ini berpotensi melukai perasaan anak-anak yang tidak memiliki ayah, baik karena meninggal dunia, bekerja jauh dari rumah, maupun sejak lahir tidak memiliki figur ayah.

“Ini menimbulkan luka batin bagi anak-anak yang tidak punya ayah. Mereka bertanya-tanya, bagaimana nasib mereka saat ada gerakan seperti ini. Kami sudah menerima banyak keluhan sejak pengambilan rapor kemarin,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkap keluhan juga disampaikan wali murid kepada perwakilan PGSI di kabupaten/kota. Mereka mempertanyakan ketepatan kebijakan tersebut karena dinilai tidak mempertimbangkan kondisi sosial dan keluarga siswa yang beragam. PGSI Jateng bahkan menilai gerakan ini cenderung mengabaikan nurani anak-anak yatim, termasuk yang tinggal di panti asuhan.

Menurut Noor Salim, upaya meningkatkan peran orang tua dalam pendidikan anak sebenarnya sudah lama dilakukan sekolah melalui buku pendamping siswa. Buku tersebut berisi catatan perkembangan belajar anak yang dapat dipantau baik oleh ayah maupun ibu.

“Di buku pendamping itu sudah jelas tertulis apa yang kurang dan apa yang sudah baik. Dari situ kami selalu minta peran aktif orang tua, entah ayah atau ibu. Artinya, peran orang tua sebenarnya sudah berjalan sejak lama,” jelasnya.

Atas dasar itu, PGSI Jateng menyarankan Kementerian Kependudukan untuk menghentikan gerakan ayah ambil rapor anak dan menggantinya dengan program lain yang lebih inklusif serta tidak mendiskriminasi peran salah satu orang tua. 

Pihaknya juga menyesalkan karena gerakan tersebut tidak melibatkan masukan dari satuan pendidikan, termasuk PGSI pusat maupun daerah.

“Karena tidak dilibatkan, tidak ada ruang untuk memberi masukan. Ini tentu kurang pas dan tidak baik bagi kelangsungan pendidikan Indonesia ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat pendidikan dari Unika Soegijapranata Semarang, Dr. Tukiman Taruno, menilai gerakan ayah ambil rapor anak pada dasarnya memiliki niat baik untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Menurutnya, selama ini peran pengawasan belajar lebih banyak dibebankan kepada ibu.

“Gerakan ini bagus untuk mendorong ayah lebih aktif memonitor tumbuh kembang anak di sekolah. Idealnya memang ayah yang mengambil rapor agar terjalin komunikasi yang menyeluruh dengan pihak sekolah,” ujarnya.

Meski demikian, Tukiman mengakui adanya kondisi tertentu, seperti ayah yang bekerja jauh atau anak yang tidak memiliki ayah, perlu mendapat perhatian khusus. Namun secara prinsip, ia menilai peran ayah dalam pendidikan anak tetap perlu diperkuat agar tanggung jawab pengasuhan tidak hanya dibebankan kepada ibu.

Jurnalis: *Red
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Semarang Hari Iniberita semarang terkiniGerakan Ayah Ambil Rapor
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 5 Orang Ditangkap Polda Jateng di Pati dan Cilacap

Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 5 Orang Ditangkap Polda Jateng di Pati dan Cilacap

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Polda Jateng menangkap lima orang sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi...

Program PKK Semarang Tuai Sorotan, Ribuan Warga Tandatangani Petisi Desak Evaluasi

Program PKK Semarang Tuai Sorotan, Ribuan Warga Tandatangani Petisi Desak Evaluasi

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sejumlah program di lingkungan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Semarang menjadi sorotan. Hal ini lantaran banyaknya...

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sebanyak empat kamar di lingkungan Rumah Susun (Rusun) Kaligawe disegel oleh Satpol PP Kota Semarang pada Rabu,...

36.183 Buku Nikah Tak Terpakai di Rembang Dimusnahkan, Cegah Kecurangan

Rencana Relokasi OPD dari Gedung Pandanaran Semarang Tak Didukung Kajian Teknis

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang hendak merelokasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Jepara Dilanda Longsor, Terparah di Sumanding dan Tempur

Jepara Dilanda Longsor, Terparah di Sumanding dan Tempur

10 Januari 2026
Mohammad Saleh Dorong Program Desalinasi Air Laut Diperluas di Jateng

Realisasi Investasi Jateng Capai Rp23 Triliun, Mohammad Saleh Apresiasi Stabilitas Ekonomi

13 Mei 2026
Pemuda di Pekalongan Tak Bisa Beraktivitas Normal Akibat Obesitas Hingga 180 Kg

Pemuda di Pekalongan Tak Bisa Beraktivitas Normal Akibat Obesitas Hingga 180 Kg

22 Juni 2026
Satu Pengendara Motor Tewas dalan Insiden Kecelakaan Beruntun di Jalan Lingkar Salatiga

Satu Pengendara Motor Tewas dalan Insiden Kecelakaan Beruntun di Jalan Lingkar Salatiga

13 Agustus 2026
Anggaran Perbaikan 4 Jembatan di Jalan Rembang-Blora Capai Rp2,86 Miliar

Anggaran Perbaikan 4 Jembatan di Jalan Rembang-Blora Capai Rp2,86 Miliar

7 September 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id