SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menargetkan Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kota Salatiga menjadi mesin penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, perusahaan plat merah tersebut dituntut membangun kinerja serta usaha yang sehat, efisien, dan berorientasi hasil.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Salatiga itu tidak cukup hanya menjalankan aktivitas usaha. Namun harus mampu mencetak profit berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan PAD daerah.
“Saya minta jajaran direksi meninggalkan pola kerja lama dan bertransformasi menuju manajemen yang lebih adaptif,” kata Robby, Selasa, 23 Desember 2025.
Robby menegaskan pentingnya mengadopsi visi-misi kepemimpinan daerah yakni BEDA (Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif) dalam menjalankan bisnis PDAU.
“Targetnya jelas, profit sehat yang berkontribusi pada PAD. PDAU harus bergerak cepat, efisien, dan responsif terhadap peluang usaha,” tegasnya.
Selain mendorong peningkatan pendapatan, Robby juga menyoroti pentingnya efisiensi internal, khususnya pengendalian biaya pegawai dan operasional, serta pelaporan kinerja rutin sebagai bahan evaluasi.
“Itu harus dilakukan,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur PDAU Kota Salatiga, M. Yahya I Yunan D mengatakan, PDAU telah menyusun roadmap bisnis 2026. Hal itu mencakup optimalisasi unit pertokoan, pengembangan layanan body repair, peningkatan layanan BBM, keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Kios Pengendali Inflasi, serta rencana pembangunan hotel melalui kerja sama investor.
“Kami berkomitmen meningkatkan pendapatan dan menekan pengeluaran yang tidak perlu agar PDAU bisa memberi kontribusi nyata bagi PAD Kota Salatiga,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















