PATI, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mendapatkan kucuran anggaran dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) untuk memperbaiki tanggul yang jebol akibat cuaca ekstrem.
Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati, Widyotomo, mengatakan bantuan dari pemerintah pusat itu senilai Rp45 miliar. Rencananya anggaran itu digunakan untuk memperbaiki tanggul secara permanen yang berada di dekat permukiman warga.
“Kemungkinan dekat permukiman permanen diperbaiki, yang dekat sawah nanti. Kemarin ada dana dari BNPB untuk perbaikan permanen Rp45 miliar, itu keseluruhan. Kita buat skala prioritas yang mana,” ujarnya.
Berdasarkan data DPUTR Pati, ada sebanyak tujuh tanggul yang mengalami kerusakan hingga jebol akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Pati di awal Januari 2026 ini. Diantaranya tanggul di Desa Bulumanis Kidul, Pagerharjo, Ngurenrejo, Ngurensiti, Ketitang Wetan, Tambahmulyo, dan Pasuruhan.
“Kemarin ada beberapa lokasi tanggul jebol seperti di Bulumanis Kidul, dan beberapa tanggul di Margoyoso. Kemudian ada di Ngurenrejo, Ngurensiti, Pagerharjo, mungkin total ada sekitar 7 sampai 8 tanggul yang mengalami kerusakan,” katanya.
Saat ini, tanggul-tanggul tersebut telah diperbaiki secara sementara melalui Dana Tak Terduga (DTT) yang bersumber dari APBD tahun 2026. Penanganan sementara itu menggunakan karung berisi pasir, tanah, dan genteng, serta diberi penguat berupa trucuk bambu.
“Sistem perbaikan pakai karung berisi pasir, tanah, genteng, dan trucuk bambu. Masih manual, belum permanen karena sifatnya darurat, kita pakai itu. Anggarannya nanti kalau ada perubahan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) yang urgent berapa lewat BTT (Biaya Tidak Terduga),” ungkap Widyo.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















