PATI, Beritajateng.id – Wakil Ketua DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengungkap rencananya untuk memanggil pemborong atau kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terkait proyek Jembatan Pelemgede. Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan masyarakat mengenai kondisi jembatan yang dinilai tidak nyaman dan mengkhawatirkan.
“Kemarin kita sudah koordinasi dengan Pak Ketua DPRD rencana akan memanggil pemborong atau kontraktor yang ada di Jembatan Pelemgede itu karena laporan dari masyarakat sampai sekarang ada permasalahan,” katanya, Jumat, 6 Februari 2026.
Joni mengungkapkan bahwa jembatan tersebut saat ini masih dalam masa perawatan selama enam bulan, sehingga perbaikan harus dilakukan secara tuntas.
“Kita lihat perbaikannya itu hanya menambah penyangganya saja, yang utamanya kok kelihatannya masih belum. Nanti dibahas di forum Komisi C dengan DPU dan pemborongnya,” ujar Joni.
Kepada DPU Pati, Joni meminta agar melakukan evaluasi terhadap pengawas-pengawas di lapangan. Sebab, berdasarkan laporan yang ia terima kondisi jalan di sekitar Jembatan Pelemgede mengalami penurunan level.
“Kondisinya itu dari masyarakat jalannya tambah turun. Mobil ngga nyaman lah (untuk melintas, red). Lama-lama kan bisa ambrol, takutnya kita gitu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Joni mengungkap saat ini Pemerintah Kabupaten Pati tengah fokus pada penanganan banjir dengan melakukan normalisasi di sejumlah sungai-sungai.
“Pak Plt Bupati, minggu-minggu ini terutama, proses yang dilakukan itu normalisasi sungai-sungai yang bermasalah,” kata Joni.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















