PATI, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengumumkan bahwa hasil akhir seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) ditunda.
Berdasarkan surat pengumuman nomor 09/PANSEL-JPTP/XI/2025, pengumuman dijadwalkan keluar pada Minggu, 23 November 2025.
Dalam surat itu, Ketua Panitia Pengisian Sumarno mengungkapkan alasan tertundanya pengumuman hasil akhir ini dikarenakan menunggu hasil rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Berdasarkan hasil koordinasi dan konsultasi dengan BKN berkaitan dengan kegiatan seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang semula akan diumumkan pada tanggal 23 November 2025 diundur menunggu hasil rekomendasi persetujuan dari BKN dan akan diumumkan setelah mendapat rekomendasi persetujuan dari BKN,” terang Sumarno.
Saat ini, masih ada dua kursi kosong di Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sebanyak tujuh (7) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pati pun telah melalui uji kompetensi dengan metode Assessment Center di Semarang.
Selain itu para peserta juga telah mengikuti presentasi uji gagasan dan wawancara untuk menduduki kursi kepala BPKAD dan Dishub yang saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
“Uji kompetensi dilaksanakan oleh tim asesor divisi penilaian dan pengembangan kompetensi aparatur negara, pusat pengkajian kebijakan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia pada lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta,” imbuh dia.
Berikut tujuh (7) ASN Pemkab Pati yang memperebutkan jabatan kepala BPKAD dan Dishub:
1. Bernadeta Rachmat (BPKAD)
2. Febes Mulyono (BPKAD)
3. Slamet (BPKAD)
4. Siti Roikhanah (BPKAD)
5. Eko Budi (Dishub)
6. Nita Agustiningtyas (Dishub)
7. Tony Romas (Dishub)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















