SALATIGA, Beritajateng.id – Sebanyak 90 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menjalani masa orientasi tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota (Walkot) Robby Hernawan di Ruang Kaloka Kantor Setda Kota Salatiga, Rabu, 25 Februari 2026.
Robby menegaskan, kehadiran PPPK harus menjadi energi baru bagi birokrasi dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Menurutnya orientasi bukan sekadar seremonial, tetapi fondasi awal untuk memahami tugas dan fungsi ASN, nilai serta etika pemerintahan, termasuk penguatan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
“Pastikan setiap tugas yang dijalankan selaras dengan visi dan arah pembangunan Kota Salatiga,” tegasnya.
Ia menekankan profesionalisme dan integritas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Seluruh PPPK diharapkan mampu bekerja adaptif, responsif, dan memberikan pelayanan yang cepat serta solutif.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan BKPSDM Kota Salatiga, Celso Edgar, melaporkan peserta orientasi terdiri dari 90 PPPK formasi tahun 2023 dan 2024.
“Rinciannya 72 tenaga teknis, 13 tenaga kesehatan, dan 5 guru,” jelasnya.
Ia menambahkan, orientasi dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni pembelajaran melalui Massive Open Online Course (MOOC) pada 25 Februari hingga 11 Maret 2026. Kemudian pembelajaran daring melalui Zoom Meeting pada 6–8 April 2026, serta orientasi di tempat tugas masing-masing perangkat daerah pada 9–28 April 2026.
Materi yang diberikan melibatkan berbagai narasumber. Diantaranya BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Kota Salatiga, BKPSDM Kota Salatiga, hingga Penyuluh Anti Korupsi dari Inspektorat Kota Salatiga.
“Dengan pembekalan tersebut, kami optimistis kehadiran PPPK akan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















