SALATIGA, Beritajateng.id – PT Sukun Wartono Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga untuk mensukseskan program santunan 10 ribu anak yatim. Di Kota Salatiga, total ada sebanyak 1.000 anak yatim menerima santunan berupa uang tunai.
Corporate Secretary PT Sukun Wartono Indonesia, DK Hendratmanto, mengatakan bahwa tahun ini perusahaan mengusung konsep kolaborasi bersama Pemkab/Pemkot setempat. Konsep tersebut diterapkan di 10 kota pelaksanaan kegiatan.
“Acara kami pusatkan di pendopo masing-masing pemerintah daerah sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi,” jelasnya di Pendopo Pemkot Salatiga, Minggu, 1 Maret 2026.
Ia menyebutkan, kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda rutin tahunan perusahaan yang telah berjalan sejak 2018. Pada 2026 ini program tersebut menjadi pelaksanaan kesembilan secara berturut-turut.
Program digelar secara bergantian di 10 kota yakni Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Grobogan, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan berakhir di Kudus. Di setiap kota, PT Sukun memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim non panti binaan NU Care-LAZISNU dan Lazismu.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 500 anak dihadirkan langsung di pendopo untuk mengikuti acara seremonial. Sementara 500 anak lainnya, santunan ditasyarufkan langsung oleh Lazisnu dan Lazismu kepada masing-masing penerima.
“Melalui pola kolaboratif ini, perusahaan berharap penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif serta memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















