PEKALONGAN, Beritajateng.id – Seorang bocah berusia 6 tahun dengan inisial AZP, warga Dukuh Sumur Kulon, Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sragi Lama, Rabu, 25 Maret 2026 pagi. Korban dilaporkan hilang sejak Selasa, 24 Maret 2026 malam sebelum ditemukan dalam kondisi mengapung pukul 06.30 WIB dalam di permukaan sungai, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal diduga hilang.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito membenarkan peristiwa tersebut.
“”Benar, pagi tadi petugas Polsek Sragi bersama Tim SAR gabungan dan warga telah mengevakuasi jasad anak laki-laki di Sungai Sragi Lama. Korban sebelumnya dikabarkan hilang dari lingkungan rumahnya sejak Selasa (24/3),” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pencarian telah dilakukan sejak laporan kehilangan diterima dengan melibatkan Polsek Sragi, tim SAR gabungan, serta warga sekitar. Namun, upaya tersebut baru membuahkan hasil keesokan paginya.
Penemuan korban bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Tarwoco (29) yang melihat benda mengapung di pinggir sungai yang diperkirakan sebagai boneka hanyut. Namun setelah diperiksa bersama warga dan perangkat desa, ternyata merupakan jasad korban.
Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Berdasarkan pemeriksaan medis dari Puskesmas Siwalan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak menghendaki adanya autopsi,” kata Ipda Warsito.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















