PATI, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati turut mendapatkan apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah karena mampu menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 secara tepat waktu.
Penyerahan LKPD Unaudited ini dilakukan langsung oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra secara serentak bersama kepala daerah se-Jawa Tengah di auditorium BPK Jateng, Senin, 30 Maret 2026.
Penyampaian LKPD Unaudited tersebut disertai
sambutan Gubernur Jawa Tengah. Acara tersebut juga dihadiri oleh para sekretaris daerah, inspektur dan kepala BPKAD se-Jateng.
Chandra menuturkan penyerahan LKPD Unaudited ini merupakan
bentuk pemenuhan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2024 tentang Perbendaharaan
Negara, yang menyatakan bahwa pemerintah wajib menyampaikan laporan keuangan kepada
BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir untuk dilakukan pemeriksaan.
Sementara itu, KKepala BPK Perwakilan Provinsi Jateng Ahmad Luthfi
H. Rahmatullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menyelesaikan LKPD Tahun 2025 Unaudited dan menyampaikannya tepat waktu kepada BPK.
“Dibutuhkan komitmen, kerja keras, dan kerja sama seluruh jajaran. Kami sangat mengapresiasi dedikasi Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Luthfi juga menyampaikan bahwa atas LKPD yang telah diterima, BPK akan
segera melaksanakan pemeriksaan untuk memastikan apakah penyajian laporan keuangan telah wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi
Pemerintah.
Lebih lanjut, Luthfi berharap komunikasi antara tim
pemeriksa dan pemerintah daerah dapat terjalin dengan baik sehingga pemeriksaan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Menutup sambutannya, Kepala BPK Perwakilan Jateng mengajak seluruh kepala daerah untuk sama-sama menjaga semangat tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan, dan
akuntabel.
“Laporan keuangan yang wajar bukan sekadar soal opini BPK, ia mencerminkan
seberapa baik kita melayani masyarakat, seberapa amanah kita dalam mengelola uang rakyat,” ucap Luthfi.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















