BLORA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyiapkan sistem absensi untuk menghadapi kebijakan penerapan Work from Anywhere (WFA) bagi ASN. Sistem berupa aplikasi tersebut bahkan dapat mendeteksi GPS ponsel milik ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Blora, Heru Eko Wiyono, menuturkan aplikasi tersebut belum mewajibkan kamera hidup selama WFA. Sehingga hanya mendeteksi lokasi keberadaan ponsel milik ASN yang mengunduh aplikasi tersebut.
“Kita sudah punya e-presensi (absen online) memakai android. Aplikasi kita sementara hanya deteksi, bila melakukan absensi muncul lokasi yang bersangkutan (GPS),” katanya.
Selain itu, pihaknya pun belum memetakan ASN mana saja yang terdampak penerapan WFA tersebut. Pasalnya pembahasan WFA belum dilakukan karena masih menunggu Sekretaris Daerah (Sekda) Blora.
“Nanti akan ada evaluasi pelaksanaannya,” tambah Heru.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menuturkan pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai penerapan WFA bagi ASN.
“Kita masih menunggu (instruksi). (Pemerintah Provinsi) Jawa Tengah sedang merumuskan WFA. Dalam satu minggu ada satu hari WFA, antara Kamis atau Jumat,” kata Bupati Arief, Selasa, 31 Maret 2026.
Ia mengungkap pihaknya juga berencana mendukung penghematan energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satunya dengan memberi instruksi kepada ASN untuk menggunakan sepeda onthel saat berangkat dan pulang kantor.
“Termasuk penghematan, nanti ke kantor menggunakan sepeda, yang rumahnya kota nanti diharapkan juga melakukan penghematan,” sambungnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















