PEKALONGAN, Beritajateng.id – Kendaraan operasional Koperasi Merah Putih mulai didistribusikan untuk wilayah Kabupaten Pekalongan. Bantuan berupa mobil pickup dan motor roda tiga diserahkan di halaman Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu, 6 Mei 2026.
Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menjelaskan bantuan kendaraan operasional tahap awal ini diperuntukkan bagi Koperasi Merah Putih yang telah 100 persen dibangun.
“Jadi hari ini rangkaian pendistribusian material, sore ini ada 29 mobil pickup 4×4, itu untuk KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, red) yang sudah 100 persen di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Selain kendaraan roda empat, ia mengungkap setiap titik koperasi juga mendapatkan dukungan kendaraan roda tiga.
“Selain mobil 4×4, juga ada kendaraan motor roda tiga. Satu titik KDKMP mendapatkan dua unit motor roda tiga,” tambahnya.
Ia menyebut, distribusi kendaraan masih akan dilengkapi dengan armada truk.
“Untuk yang belum datang adalah truk. Satu unit truk ini belum datang, tapi nanti tetap akan datang pada waktunya. Sehingga dalam satu titik KDKMP nanti akan ada satu truk, satu mobil pickup, dan dua unit motor roda tiga,” terangnya.
Terkait cakupan program, Garry menyampaikan bahwa jumlah lokasi Koperasi Merah Putih yang direncanakan mendapat bantuan ini cukup besar dan dilakukan secara bertahap.
“Kalau totalnya secara lahan di Kabupaten Pekalongan ini ada 282, tetapi yang sudah terverifikasi ada 151 dan yang sudah 100 persen ada 60. Secara bertahap nantinya akan diisi material step by step, sehingga siap semua operasional,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut program nasional untuk memperkuat perekonomian desa melalui koperasi.
“Sebagai bagian tindak lanjut program Koperasi Desa Merah Putih, hari ini kami mendapatkan arahan sekaligus menerima alat transportasi berupa mobil pickup dan motor roda tiga,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan kendaraan operasional ini menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas koperasi di tingkat desa. Program tersebut menurutnya sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bagian penting untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih, yang tentu ini adalah cita-cita Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, untuk meningkatkan perekonomian kita, mensejahterakan masyarakat, khususnya di desa,” kata Sukirman.
Sukirman berharap Koperasi Merah Putih dapat memberikan dampak luas bagi berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga pelaku UMKM.
“Sehingga akan membawa multiplier effect yang sangat luar biasa, baik itu perkebunan, pertanian, hasil bumi lainnya, lalu kemudian UKM, UMKM, dan seterusnya akan semakin terdongkrak maju,” imbuhnya.
Ia juga berpesan kepada para pengurus Koperasi Merah Putih agar seluruh bantuan kendaraan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
“Ya tentu saja kendaraan-kendaraan ini harus dirawat, operasionalnya harus lebih ditingkatkan, pemanfaatannya harus lebih efisien, kemudian tidak dipergunakan selain untuk operasional kegiatan Koperasi Merah Putih,” tegasnya.
Di tingkat desa, Kepala Desa Karyamukti, Nurwasis, menyambut positif bantuan tersebut. Ia menilai program ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari level desa.
Ia berharap Koperasi Merah Putih yang dibentuk tidak hanya berhenti pada bantuan sarana, tetapi juga berlanjut pada penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan adanya koperasi KDMP ini, jangan sampai berhenti. Nanti untuk kegiatan produksi barang atau apa, ini mulai dipenuhi,” katanya.
Nurwasis juga menekankan pentingnya pendampingan dari pemerintah agar koperasi dapat berjalan optimal.
“Harapannya bukan hanya bantuan barang, tapi juga cara pembelajaran atau pembinaan, supaya bisa meningkatkan koperasi tersebut biar bermanfaat untuk warga masyarakat, khususnya di desa masing-masing,” tuturnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















