BLORA, Beritajateng.id – Sebanyak 55 truk mulai diserahkan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora. Diketahui, puluhan truk itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih.
Penyerahan truk dilakukan langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman di halaman Yonif 410 Alugoro pada Minggu, 10 Mei 2026. Ia menegaskan pihaknya mendukung penuh program nasional itu dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
“55 truk ini diserahkan kepada desa yang nanti akan mengikuti launching pada 16 Mei 2026,” ujarnya.
Ia berharap truk tersebut mampu menjadi sarana pendukung distribusi usaha yang dimiliki Koperasi Merah Putih. Dari mulai memperkuat rantai pasok desa, perdagangan hasil desa, mendukung kebutuhan logistik, hingga mempercepat perputaran ekonomi desa.
“Saya berharap seluruh kendaraan operasional tersebut dapat dikelola secara tertib, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi maupun masyarakat luas,” harapnya.
Bupati Arief juga meminta pemerintah desa hingga pihak kecamatan melakukan pengawasan terhadap fungsional kendaraan Koperasi Merah Putih. Ia meminta truk tersebut beroperasi sebagaimana amanat presiden.
“Kami minta bapak ibu kades juga menjaga termasuk ketentuan penggunaannya seperti apa. Jangan sampai viral untuk mengangkut yang tidak sesuai dan coba nanti dilihat aturannya, jangan sampai tiba tiba nanti disewakan,” tegasnya.
“Jadi tolong benar-benar dilihat peruntukannya seperti apa aturannya asal sesuai tentunya nanti tidak masalah. Tolong dimanfaatkan dengan baik,” tambah Bupati Blora.
Pihaknya juga berpesan kepada para pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih untuk merawat truk tersebut dengan baik. Menurutnya Koperasi Merah Putih tidak boleh hanya dibentuk secara administratif, namun harus benar-benar aktif menjalankan usaha.
“Sehat kelembagaannya dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Menurutnya program ini menjadi momentum penting dalam kebangkitan koperasi nasional. Pasalnya, koperasi ini di desain modern yang produktif, profesional, dan berbasis digital.
“Serta mampu menjadi pusat pelayanan dan penggerak ekonomi masyarakat desa,” sambungnya.
Tak hanya itu, Bupati Blora juga berharap ada sinkronisasi atau jalinan usaha antara Koperasi Merah Putih dengan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) terdekat.
“Nanti bisa disinkronkan dan bekerjasama dengan SPPG yang ada. Lokasinya mana aja, kira kira koperasi yang berdekatan dengan SPPG mana saja,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, menambahkan Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah yang mengikuti launching Koperasi Merah Putih di 1000 titik di Jawa Tengah.
“Nanti 55 titik ini nanti akan mengikuti launching untuk pelaksanaan di Kabupaten Blora. Kegiatan akan dipusatkan di KDKMP Trembulrejo. Sedangkan KDKMP lainnya akan mengikuti secara daring,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















