BLORA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendorong percepatan pembangunan gedung Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Rencananya kampus ini akan dibangun diatas lahan milik Pemkab Blora seluas 8,7 hektar di depan Pasar Sido Makmur. Pembangunan gedung empat lantai diperkirakan dimulai pada tahun ini. Sementara penerimaan mahasiswa baru dilakukan pada 2027.
Wakil Bupati Blora Sri Setyorini meminta seluruh pihak terkait mempercepat penyelesaian dokumen yang masih dalam proses. Hal ini agar target pendirian kampus dapat segera terealisasi.
“Tolong ada percepatan. Berkas apa yang bisa dikerjakan saat ini segera diselesaikan,” ujar Budhe Rini, sapaan akrabnya, dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan UNY di ruang rapat Wakil Bupati, Senin, 25 Mei 2026.
Rapat tersebut membahas penyelesaian sejumlah dokumen perizinan dan administrasi sebagai syarat pendirian kampus, termasuk penyusunan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah aset tanah dari Pemkab Blora kepada pihak UNY.
Selain BAST, beberapa dokumen yang menjadi fokus percepatan meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan KBLI, analisis dampak lalu lintas (amdalalin), rekomendasi Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga persetujuan lingkungan.
Untuk mempercepat proses, Pemkab Blora dan pihak UNY membagi tugas pengurusan administrasi. Pengurusan BAST dan sertifikat akan ditangani pihak UNY, sedangkan draft BAST serta pelimpahan aset disiapkan oleh Pemkab Blora.
Budhe Rini berharap proses pengurusan dokumen dasar mulai dipercepat pada awal bulan depan atau Juni 2026. Sehingga tahapan pembangunan dan operasional kampus dapat segera berjalan.
Rapat ini turut dihadiri Direktur Direktorat Prasarana Sarana Aset UNY, Prof. Slamet Widodo, beserta jajarannya. Ia menyampaikan kampus yang akan dibangun di Blora akan membuka 5 program studi (prodi). Setiap program diperkirakan menerima 60 mahasiswa per angkatan.
“Nanti, jumlah mahasiswa baru diproyeksikan mencapai sekitar 300 orang setiap tahun. Dalam lima tahun, jumlah mahasiswa diperkirakan mencapai 1.500 orang,” ungkapnya.
Sebagai informasi tambahan, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan UNY akan dibangun di dekat Kantor Camat Blora Kota, berseberangan dengan Pasar Induk Sido Makmur.
Bupati Arief Rohman baru-baru ini diketahui menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Agraria Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) terkait penggunaan lahan tersebut para Rabu sore, 20 Mei 2026 di Jakarta.
“SK Menteri ATR BPN tentang Rekomendasi Perubahan Penggunaan Tanah pada Lahan Sawah, untuk kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY. SK yang diteken Pak Menteri tersebut, kemarin diserahkan oleh Pak Lampri, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang,” terang Bupati Blora melalui keterangan tertulis.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















