DEMAK, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Demak Balai Latihan Kerja (BLK) menjalin kerja sama industri garmen agar lulusan program latihan kerja berbasis kompetensi bisa langsung terserap ke dunia kerja.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BLK Demak, Ahmad Hilaluddin, saat ini berlangsung pelatihan menjahit selama 25 hari, dimulai 20 Oktober hingga 21 November 2025. Pelatihan ini diikuti 32 peserta yang dibagi dalam dua kelas, dengan fokus utama pada keterampilan menjahit bidang garmen.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan pihak HRD di kawasan industri Jateng Land. Insyaallah mereka siap menerima para peserta lulusan pelatihan menjahit BLK Demak, tentu sesuai kebutuhan tenaga kerja yang ada,” jelasnya, Jumat, 7 November 2025.
Kawasan Industri Jateng Land Diharapkan Kurangi Angka Pengangguran di Demak
Ahmad menjelaskan sinergi dengan industri garmen dilakukan dengan skema penyaluran langsung. BLK tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi sekaligus menyediakan peluang kerja nyata setelah peserta menyelesaikan program pelatihan.
Peserta juga dibimbing instruktur profesional agar memiliki kemampuan menjahit yang benar-benar kompeten dan sesuai standar industri.
BLK Demak juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti seragam, kaos olahraga, makan siang, serta uang transport sebesar Rp30 ribu per hari.
“Dalam satu tahun sekitar sekitar 160 peserta pelatihan menjahit. Untuk peserta yang tidak muda lagi, kami arahkan agar bisa berwirausaha mandiri,” terangnya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa















