REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memastikan relokasi para pedagang terdampak revitalisasi Pasar Kota Rembang dilakukan secara bertahap.
Kepala Bidang Pasar dan PKL Dindagkop UKM Rembang, Heri Martono, mengungkap lokasi relokasi berada di Pasar Barat atau Pasar Kambing, Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang. Tempat relokasi itu ditargetkan selesai siap digunakan pada akhir September 2026.
Selanjutnya, proses pemindahan pedagang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Pedagang diwajibkan mengosongkan Pasar Kota Rembang paling lambat 30 November 2026.
Saat ini sekitar 96 lapak kios telah terbangun pada tahap pertama. Sementara berdasarkan hasil perencanaan konsultan, kapasitas tempat relokasi diproyeksikan sekitar 553 lapak.
“Kalau tahap pertama sudah terbangun sekitar 96 lapak untuk kios. Kemudian kami mempertahankan kios dan los. Untuk lesehan tidak kami hitung karena biasanya pedagang bisa menggunakan sarana sendiri seperti payung dan sebagainya,” terangnya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Namun, jumlah tersebut masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan seluruh pedagang. Karena itu, Pemkab Rembang terus mengupayakan penambahan kapasitas serta peningkatan fasilitas di lokasi relokasi secara bertahap.
“Dari perencanaan, kurang lebih baru dapat sekitar 500-an lapak. Totalnya sekitar 553 kalau tidak salah dari konsultan perencanaan. Masih ada kekurangan dan akan kami upayakan sambil tahun berjalan,” jelasnya.
Heri mengakui fasilitas di tempat relokasi tak selengkap pasar permanen. Namun, Pemkab Rembang berupaya memberikan fasilitas dasar yang layak.
“Kekurangan yang ada akan kami upayakan untuk ditingkatkan secara bertahap,” ungkapnya. (adv)
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















