BLORA, Beritajateng.id – Bus sekolah gratis direncanakan beroperasi mulai akhir bulan Oktober 2026 di wilayah Kabupaten Blora. Bus ini nantinya akan melayani para pelajar di rute Kunduran-Blora.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Puji Ariyanto, mengatakan Pemkab Blora menyiapkan Rp48 juta untuk operasional bus sekolah tersebut. Anggaran itu digunakan untuk kebutuhan BBM dan gaji pengemudi.
Ia menuturkan sudah ada lima orang yang mendaftar sebagai pengemudi dalam proses seleksi. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai sopir truk, angkot, hingga bus.
“Pendaftar sudah ada lima. Yang terpenting persyaratan terpenuhi dan lolos administrasi,” ujar Puji, Rabu, 7 Oktober 2026.
Salah satu syarat utama calon pengemudi yakni memiliki SIM B1 sementara usia dibatasi maksimal 45 tahun. Puji menerangkan para pengemudi terpilih nantinya bekerja dengan sistem kontrak.
Untuk penghasilan, kata dia, pengemudi mendapat gaji minimal sesuai UMK Blora. Selain itu, Pemkab Blora juga menyiapkan insentif sebesar Rp100 ribu untuk setiap perjalanan.
Dengan berbagai persiapan itu, Puji mengungkap bus sekolah itu belum bisa langsung beroperasi karena administrasi kendaraan masih dalam proses. Kelengkapan tersebut saat ini tengah diurus melalui Samsat.
“Saat ini masih diurus di Samsat,” imbuh Puji.
Sebagai informasi, Pemkab Blora menargetkan peluncuran bus sekolah gratis berkapasitas 25 penumpang dilakukan akhir Oktober. Sementara operasional penuh dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember. Nantinya bus beroperasi dua kali sehari yakni pagi dan sore sesuai keberangkatan pelajar.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Utia Lil















