REMBANG, Beritajateng.id – Bupati Harno berencana mengumpulkan seluruh camat di wilayah Kabupaten Rembang pada akhir November 2026. Dalam pertemuan itu, ia akan membahas terkait pemetaan jalan yang mengalami kerusakan.
Langkah ini dilakukan agar penentuan prioritas perbaikan jalan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Harno menilai, koordinasi dengan camat penting karena mereka lebih memahami kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat di masing-masing kecamatan.
Menurutnya, tanpa sinergi dengan pemerintah kecamatan, penentuan prioritas perbaikan jalan berpotensi kurang tepat. Sebab, kondisi jalan yang diusulkan belum tentu sesuai dengan tingkat kerusakan sebenarnya.
“Rencananya akhir November saya akan mengumpulkan semua camat beserta dinas terkait. Tujuannya untuk mengetahui dan mendeteksi jalan mana saja yang paling dibutuhkan masyarakat dan harus ditangani lebih dulu,” kata Harno, Kamis, 15 Oktober 2026.
Harno menjelaskan, kondisi jalan harus dipastikan secara langsung agar penanganan bisa dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kerusakan. Ia tidak ingin jalan yang kondisinya cukup baik justru didahulukan, sementara yang rusak parah belum tertangani.
“Masalahnya, kalau tidak sinergi dengan Pak Camat, nanti kadang kurang pas. Kadang jalannya masih agak bagus, padahal ada jalan lain yang sudah rusak parah dan lebih membutuhkan penanganan,” jelasnya.
Saat ini Harno juga menyoroti sejumlah ruas jalan yang perlu diperhatikan. Salah satunya jalur Bonjor menuju Sampung di Kecamatan Sarang. Ruas itu menurutnya perlu masuk dalam pemetaan agar pemerintah daerah dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Selain memetakan kondisi jalan, Harno meminta dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU), menyiapkan alternatif pembiayaan untuk ruas jalan yang diusulkan melalui pemerintah pusat.
Hal ini penting untuk mengantisipasi apabila usulan melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD) tidak mendapatkan persetujuan.
“Kalau usulan dari Jakarta melalui IJD tidak lolos, PU harus membuat alternatif berikutnya. Sebab, jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat kita. Jadi, harus ada opsi lain agar penanganannya tetap bisa diupayakan,” tegas Harno.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















