Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Berita

Disdagperin dan BPOM Jateng Berkomitmen Kurangi Kandungan Rhodamin B di Terasi Rebon

RD Mahendra by RD Mahendra
5 Juli 2024
in Berita
Disdagperin dan BPOM Jateng Berkomitmen Kurangi Kandungan Rhodamin B di Terasi Rebon

Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santoso. (Arif Febriyanto/Beritajateng.id)

821
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

PATI, Beritajateng.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menemukan sekitar 15 hingga 20 persen olahan terasi rebon mengandung bahan pewarna berbahaya khususnya Rhodamin B.

Fakta ini didapat setelah Disdagperin bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah melakukan uji sampling di beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) terasi rebon yang ada di wilayah Juwana, Batangan, dan Dukuhseti.

“Berdasarkan uji sampel, masih ada IKM yang menggunakan bahan berbahaya. Dari hasil uji sampel terakhir, ada sekitar 15-20 persen,” kata Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso, saat ditemui pasca pertemuan dengan BPOM Jateng di Ruang Pragola Setda Pati, pada Jumat, 5 Juli 2024.

Untuk itu, Disdagperin Pati bersama dengan BPOM Jateng berkomitmen menekan angka ini. Sebab, terasi rebon menjadi salah satu produk IKM unggulan dari Kabupaten Pati yang bahkan sudah sampai di pasar mancanegara. Sehingga, diperlukan produk yang berkualitas dan aman dikonsumsi.

Hadi menambahkan, saat ini produksi terasi rebon di Pati mencapai 300 ton dalam sebulan. Hal inilah yang menurutnya harus ada pengawasan khusus agar kualitas produk tetap terjaga di pasaran.

“Hampir sekitar 300 tim per bulan yang diekspor. Kita berusaha agar produk unggulan ini mengangkat nama Pati,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya bersama dengan BPOM Jateng dan stakeholder terkait akan memberikan pelatihan dan pembekalan terhadap pelaku IKM terasi rebon. Sehingga melalui dua kegiatan tersebut bisa memberikan kesadaran bagi para pelaku usaha untuk tidak lagi menggunakan bahan makanan berbahaya.

“Akan kami adakan pelatihan produksi terasi yang baik dan benar. Sehingga nantinya produk yang dihasilkan sesuai dengan standar BPOM,” tandas Hadi Santoso. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Beritajateng.id)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: bahan berbahayaDisdagperin Kabupaten Patiterasi rebon
RD Mahendra

RD Mahendra

Berita Terkait

No Content Available

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

17 Kabupaten Masuk Kategori Miskin Ekstrem di Jateng, Ini Langkah Dinsos

17 Kabupaten Masuk Kategori Miskin Ekstrem di Jateng, Ini Langkah Dinsos

7 November 2024
Kebijakan Baru, Petani Semarang Bisa Garap Lahan Pemerintah Lebih Murah

Kebijakan Baru, Petani Semarang Bisa Garap Lahan Pemerintah Lebih Murah

23 November 2025
Arus Balik Lebaran, Ratusan Bus Padati Terminal Kembangjoyo Pati

Arus Balik Lebaran, Ratusan Bus Padati Terminal Kembangjoyo Pati

25 Maret 2026
Tradisi Bubur Asyura Menara Kudus, Harus Diaduk 3 Jam Tanpa Henti oleh Satu Orang

Tradisi Bubur Asyura Menara Kudus, Harus Diaduk 3 Jam Tanpa Henti oleh Satu Orang

24 Juni 2026
Ketua Umum Persipa Pati sekaligus Wakil Ketua I DPRD Pati, Joni Kurnianto saat launching Persipa Store. (Instagram @joni_kurnianto/Beritajateng.id)

Launching Persipa Store, Joni Kurnianto Berharap Persipa Pati Bertahan di Liga 2

10 Mei 2022
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id