Beritajateng.id – Analis politik nasional, Ali Rif’an, kerap diundang dalam berbagai forum diskusi dan media sosial. Pengalamannya dalam mengelola ratusan survei opini publik, kerap membuat ia diminta oleh partai politik, tokoh politik, lembaga negara/kementerian, dan perusahaan-perusahaan swasta untuk menganalisis pemetaan dan konsultasi.
Ali Rif’an merupakan seorang dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga merupakan mahasiswa S3 Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Ia juga merupakan Pendiri dan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), lembaga survei yang fokus memetakan dinamika opini publik dan kecenderungan perilaku pemilih di Indonesia.
Latar belakang akademik dan pengalamannya di dunia riset politik membuatnya dipercaya menangani berbagai survei strategis, terutama menjelang momentum politik nasional.
Pria kelahiran Kabupaten Pati, 13 Agustus 1986 ini sebelumnya pernah menjadi peneliti Poltracking Indonesia (2013-2017) dengan jabatan terakhir Manajer Riset.
Adapun fokus kajiannya meliputi perilaku pemilih, marketing politik, media massa, partisipasi politik, hingga dinamika politik kelas menengah.
Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, Ali Rif’an kerap diminta memberikan analisis pemetaan politik dan konsultasi strategis oleh partai politik, tokoh nasional, lembaga negara, kementerian, hingga perusahaan swasta.
Namanya juga sering muncul sebagai narasumber seminar, diskusi publik, serta analis politik di berbagai stasiun televisi dan media massa nasional, khususnya saat mendekati tahun politik.
Arus Survei Indonesia dan Peranannya dalam Demokrasi
Arus Survei Indonesia (ASI) didirikan oleh Ali Rif’an bersama para profesional muda, aktivis, intelektual, dan akademisi lintas disiplin ilmu. Lembaga ini hadir dengan visi membantu calon pemimpin, pejabat publik, pelaku usaha, dan pengambil kebijakan dalam memahami persepsi, preferensi, serta perilaku masyarakat secara akurat dan terukur.
ASI juga menempatkan survei opini publik sebagai instrumen penting dalam memperkuat demokrasi. Melalui riset berbasis data, kebijakan publik diharapkan semakin dekat dengan aspirasi warga dan mampu meningkatkan legitimasi pemerintahan demokratis.
Dalam beberapa tahun terakhir, Arus Survei Indonesia tercatat aktif melakukan berbagai survei nasional. Pada Pilpres 2024, ASI melaksanakan survei pakar terkait pasangan ideal calon presiden dan wakil presiden, serta survei elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo–Mahfud MD.
ASI juga melakukan survei bertema sosial, salah satunya berjudul “Persepsi Anak Muda terhadap Perubahan Iklim: Tantangan dan Harapan di Pemilu 2024”, yang menunjukkan mayoritas anak muda di wilayah Jabodetabek menilai krisis iklim berdampak langsung pada kondisi ekonomi.
Sementara itu, pada 2023, ASI merilis survei mengenai permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Indonesia. Salah satu temuan pentingnya adalah keluhan generasi Z terkait sulitnya memperoleh lapangan pekerjaan.















