TEGAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal berhasil menghimpun dana sedekah dan jariyah dengan total Rp46 juta, tepatnya Rp46.228.409. Dana ini berasal dari berbagai unsur organisasi pemerintah di Kabupaten Tegal.
Capaian itu disampaikan dalam kegiatan Sarasehan YAUMI (Yayasan Amal Umat Islam) ke-387. Kegiatan ini digelar di Masjid Nurul Huda, Desa Sumbarang, Kecamatan Jatinegara, Kamis, 20 Agustus 2026.
Acara ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Tegal Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Saidno, AP., M.Si., yang mewakili Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman karena sedang berada di luar kota.
Dalam sarasehan itu, terungkap sebanyak 60 persen dari hasil penghimpunan sedekah akan diserahkan kepada tuan rumah, yakni Kecamatan Jatinegara, untuk dimanfaatkan bagi pembangunan dan kemaslahatan umat.
Selain penghimpunan dan penyaluran sedekah, Sarasehan YAUMI ke-387 juga menghadirkan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Santunan ini menjadi bagian baru dalam pelaksanaan sarasehan yang sumber dananya berasal dari infak para pengurus YAUMI.
Camat Jatinegara Sugeng, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Sumbarang sebagai lokasi pelaksanaan Sarasehan YAUMI ke-387. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada YAUMI yang secara konsisten dan istiqomah menyelenggarakan sarasehan secara bergilir di berbagai wilayah Kabupaten Tegal.
“Selamat datang di Desa Sumbarang. Kami menyampaikan terima kasih kepada YAUMI yang terus istiqomah melaksanakan kegiatan sarasehan keliling Kabupaten Tegal dan saat ini sudah memasuki sarasehan yang ke-387,” ujar Sugeng.
Sementara itu, Wakil Ketua YAUMI Kabupaten Tegal H. Abdul Basit menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan masyarakat Kecamatan Jatinegara. Ia berharap sedekah dan jariyah yang telah dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada seluruh pengurus YAUMI. Semoga sedekah yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan dan kemaslahatan umat,” kata Abdul Basit.
Membacakan sambutan Bupati Tegal, Saidno menegaskan bahwa momentum bulan kemerdekaan menjadi pengingat pentingnya memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Tegal membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong di bulan kemerdekaan ini, kami mengajak masyarakat Kabupaten Tegal untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tegal dengan semangat saling membantu dan saling mengingatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi apabila seluruh unsur masyarakat berjalan bersama, termasuk sinergi antara ulama dan umaro.
“Berbagai tantangan dan rintangan akan bisa kita lewati apabila kita hadapi bersama-sama, antara ulama dan umaro,” lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan Sarasehan YAUMI tidak sekadar menjadi forum silaturahmi dan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial serta menggerakkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tegal, lanjutnya, mengapresiasi konsistensi YAUMI dalam menjaga tradisi sosial tersebut.
“Semangat berbagi yang terus dirawat diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Jurnalis: Yadi
Editor: Tia















