BLORA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tercatat telah mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) penghasilan tetap (siltap) sebesar Rp40,2 miliar untuk 2.728 gaji perangkat desa, baik kepala desa maupun pegawai.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora, Wahyu Triatmoko mengatakan pencairan ADD Siltap itu dilakukan per bulan hingga kini telah mencapai target 100 persen.
“Hingga saat ini sudah Rp40,2 miliar, yang diperuntukkan 2.728 pegawai desa, baik untuk kepala desa hingga perangkat desa,” ujarnya, Senin, 10 Agustus 2026.
Sementara untuk ADD Non Siltap, ia mengungkap target 100 persen juga telah diselesaikan dengan nominal Rp 36,9 miliar. Dengan pencairan ini, menurutnya operasional pemerintahan desa hingga akhir tahun anggaran dapat dilaksanakan tanpa kendala.
Ia menjelaskan, sebelumnya mekanisme pencairan ADD dibagi menjadi dua tahap.
“Realisasi ADD selain Siltap per 31 Juli 2026, pada tahap pertama Rp18.393.125.600, lalu ADD tahap II Rp18.531.789.924,” katanya.
Sebagai informasi tambahan, ia menuturkan ADD yang digunakan untuk operasional pemerintahan desa itu tahun ini mengalami pengurangan. Hal ini akibat adanya penurunan nilai transfer pusat ke daerah (TKD) Kabupaten Blora sebesar Rp365 miliar.
“Jumlah ADD tahun ini Rp105 miliar, kalau untuk tahun 2025 itu mencapai Rp130 miliar. Jadi ada pengurangan Rp25 miliar,” tambahnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















