BLORA, Beritajateng.id – Hujan deras yang melanda wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo menyebabkan bahu jalan di jalur utama Blora-Randublatung longsor. Akibatnya, arus lalu lintas di jalan tersebut menjadi terganggu.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, telah menyiapkan skema penanganan sementara dalam waktu dekat ini.
“Hari ini kita turun lapangan langsung, lakukan survei dan pemetaan, akan segera kita tangani,” ujar Kepala Bidang Bina Marga, DPUPR Kabupaten Blora, Danang, Kamis, 2 April 2026..
Dari hasil survei, Danang menuturkan kerusakan bahu jalan memiliki dimensi panjang sekitar 19 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter akibat tergerus debit air hujan yang tinggi.
“Ini akibat hujan deras kemarin, sehingga membuat tanah disekitar jalan amblas,” jelasnya.
Untuk penanganan, kata dia, nantinya akan dilakukan secara bertahap karena perlu diajukan penganggaran.
“Ini segera kita tangani sementara, agar lalu lintas kembali lancar dan tidak membahayakan,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widodo, mengatakan langkah antisipasi telah diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di area tersebut.
“Kami telah menerjunkan personel untuk memastikan kondisi di lapangan. Saat ini, di lokasi longsor sudah dipasang tanda pembatas menggunakan drum. Selain itu, dari arah utara maupun selatan juga telah kami pasang banner imbauan agar pengendara lebih berhati-hati,” ujar AKP Gembong Widodo.
Pihaknya, mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk mengurangi kecepatan dan tetap waspada saat melintasi jalur tersebut terutama pada malam hari atau saat hujan kembali turun. Hal ini guna menghindari potensi longsor susulan yang lebih luas.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















