BLORA, Beritajateng.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora mengungkap proses pembangunan Stadion Kridaloka masih tertunda di tahap perencanaan.
Wakil DPRD Blora, Lanova Chandra Tirtaka, mengatakan seharusnya tahap perencanaan pembangunan stadion itu telah dimulai dan selesai pada Maret 2026. Namun, ia mengakui proses tersebut saat ini masih tertunda.
“Karena dari kementrian memprioritaskan bencana, jadi Sumatra dan Aceh diprioritaskan,” ujar Lanova, Sabtu, 31 Januari 2026.
Selain itu, menurutnya beberapa daerah juga banyak yang mengusulkan infrastruktur jalan ke pemerintah pusat. Hal ini lantaran banyak daerah yang mengalami kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal tahun ini.
“Banyak jalannya putus dan sarana prasarana desa perlu dibenahi karena cuaca ekstrem,” ucapnya.
Meski begitu, ia mengaku mendukung Pemkab Blora agar tetap mengupayakan pembangunan Stadion Kridaloka lewat Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Blora mengusulkan pembangunan Stadion Kridaloka, ke Kementerian PU, dengan total anggaran sebesar Rp37 miliar.
Belum lama ini, Bupati Blora Arief Rohman mengunjungi langsung Kementerian PU. Kunjungannya disambut oleh Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya (PPKOSB), Ditjen Prasarana Strategis, (Tanozisochi Lase) Anes.
Usai kunjungan itu, Bupati Arief menjelaskan rencananya tim dari Kementerian PU akan turun ke Blora melihat langsung kondisi lapangan Stadion Kridaloka.
“Semoga upaya kita ini mendapatkan respon positif dan segera ditentukan tahapan pembangunan stadionnya,” harap Bupati Blora.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















