BLORA, Beritajateng.id – SMPN 3 Blora tercatat mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat melalui program Bantuan Presiden (Banpres) tahun ini. Adapun nominal bantuan mencapai Rp2 miliar.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Blora, Trimo, menuturkan Dinas Pendidikan Blora tidak terlibat dalam program Banpres perbaikan sarpras gedung sekolah ini. Ia menyebut bantuan tersebut dilakukan secara swakelola atau dikelola secara mandiri.
“Banpres 2025 tapi dikerjakan sejak awal Januari 2026 karena turunnya (pengumuman) di bulan Desember 2025,” ungkap Trimo, Selasa, 21 April 2026.
Trimo mengaku belum pernah mengusulkan program revitalisasi yang terlaksana pada tahun 2025. Sementara Banpres tersebut merupakan usulan dari pihak sekolah dan terdata di Dapodik.
Menurutnya melalui usulan itu, Kementerian Sekretariat Negara kemudian meninjau SMPN 3 Blora untuk kelayakan penerima bantuan.
“Memang kami foto-foto, dan terbaca di sana (dapodik). Tapi kalau tidak ada usulan ya tidak bisa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan Banpres tersebut akan digunakan untuk perbaikan dan pembangunan sembilan ruang kelas, satu ruang kosong, dan satu set kamar mandi.
“Ruangan kosong itu nanti digunakan untuk kesenian,” sambungnya.
Menurutnya anggaran Rp2 miliar yang digelontorkan dari pusat cukup besar untuk perbaikan sejumlah ruang tersebut. Sehingga ia menunjuk panitia untuk melaksanakan program tersebut.
“Boleh menunjuk panitia yang kompeten, kontraktornya nyari sendiri. Tapi kalau secara administrasi di agrinas secara pelaksanaan sama dengan program revitalisasi,” katanya.
Setelah pekerjaan selesai, ia menuturkan hasil perbaikan akan diserahkan atau diinformasikan ke Dinas Pendidikan terkait.
“Ini program pertama di Blora, saya baru mempelajari juga. Jadi setelah selesai baru diserahkan ke Dinas Pendidikan,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















