BLORA, Beritajateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menyasar Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung. Dalam program ini, anggaran sebesar Rp405 juta digelontorkan untuk pembangunan di desa tersebut.
Diketahui, anggaran tersebut berasal dari tiga sumber. Yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Blora, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Bupati Arief Rohman menuturkan kegiatan akan difokuskan pada sasaran fisik dan nonfisik.
Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam, pembangunan talud jalan sepanjang 957 meter, pembangunan talud penahan jalan sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga.
“Serta ada juga rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunti dan Slamet Riyadi,” ungkapnya saat membuka TMMD di lapangan desa setempat, Rabu, 15 Juli 2026.
Sementara itu, sasaran non fisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, penyuluhan kesehatan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Arief mengajak masyarakat Desa Gembyungan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan TMMD. Hal ini agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Ia juga berpesan kepada seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan faktor keamanan.
“(Anggota TNI) Tetap terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, selama pelaksanaan program berlangsung,” harap Bupati Blora.
Menurutnya TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tingkat desa.
Program bertema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini dinilai menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan, mengingat kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merawat semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa. Melalui program ini, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bersatu dalam satu langkah untuk membangun desa,” ujarnya..
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















