DEMAK, Beritajateng.id – Bupati Eisti’anah mengajak warga Kabupaten Demak untuk menggali potensi lokal sebagai upaya mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan daerah. Hal ini ia sampaikan dalam momentum Hari Jadi Demak ke-523.
Upacara peringatan Hari Jadi Demak ini digelar di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Demak, Sabtu, 28 Maret 2026. Bupati menuturkan tema tahun ini yakni Tumbuh dari Kekuatan Lokal, Menguatkan Sektor Unggulan untuk Ekonomi yang Berkelanjutan.
Menurutnya, tema tersebut mengandung makna filosofis bahwa kekuatan utama pembangunan Demak bertumpu pada potensi lokal masyarakat. Potensi tersebut meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta kearifan lokal yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
“Penguatan sektor unggulan berbasis kekuatan lokal menjadi strategi penting dalam mewujudkan perekonomian daerah yang berkelanjutan,” ujar Eisti’anah.
Ia menjelaskan, sektor lokal seperti pertanian, perikanan, industri kecil dan menengah, serta sektor jasa harus terus didorong agar mampu memberikan nilai tambah optimal bagi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal, kita tidak hanya membangun ekonomi yang mandiri dan stabil, tetapi juga memperkuat daya tahan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, baik regional, nasional, maupun global,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Menurutnya, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus menjadi perhatian utama.
“Kita harus memastikan bahwa pembangunan hari ini tidak mengorbankan masa depan generasi mendatang,” tegasnya.
Eisti’anah juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, menjaga semangat kebersamaan, serta bekerja lebih keras dalam mewujudkan berbagai program pembangunan, seperti Demak Cerdas dan Berkarakter, Demak Religius, Demak Produktif dan Mandiri, Demak Smart Governance, Demak Mantap, serta Demak Tangguh dan Lestari.
Keberhasilan program-program tersebut menurutnya sangat bergantung pada kemampuan dalam mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat sektor unggulan, serta membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif, transparan, dan berdaya saing.
“Dengan berpijak pada kekuatan lokal dan didukung kolaborasi yang solid, kita optimistis dapat mewujudkan Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak harus selalu bergantung pada kekuatan dari luar, melainkan dapat tumbuh dari potensi lokal yang dimiliki.
“Dari tanah yang kita olah, keterampilan yang kita kembangkan, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang kita jaga, semuanya merupakan kekuatan besar untuk melangkah maju,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















