DEMAK, Beritajateng.id – Seorang balita berusia 4 tahun asal Kabupaten Kudus yang dilaporkan hilang diduga hanyut di Sungai Jajar pada Minggu petang, 23 November 2025 akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi, 24 November 2025 sekitar pukul 10.49 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono mengatakan, kronologi hanyutnya balita berinisial AAF itu bermula saat ia bersama orang tuanya mengunjungi rumah neneknya pada Sabtu, 22 November 2025 di Kampung Gendingan Baru, RP2 RW 5, Kelurahan Bintoro, Demak.
“Keesokan harinya, Minggu (23/11) sekitar pukul 17.15 WIB, korban diduga menghilang secara tiba-tiba. Diduga kuat, AAF terpeleset dan hanyut ke Sungai Jajar, yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari rumah tersebut,” kata Agus dalam laporan resminya.
Pihak keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian di area sekitar sungai dan lingkungan rumah. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil, sehingga peristiwa dilaporkan kepada BPBD Demak untuk membantu proses pencarian.
Pihaknya bersama Basarnas Pos Jepara, relawan dan tim gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut di sungai lokasi kejadian.
“Pencarian akhirnya menemui titik terang, pada pukul 10.49 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, Ops Sar resmi dinyatakan selesai. Ia mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















