DEMAK, Beritajateng.id – Realisasi investasi di Kabupaten Demak pada 2025 mencapai angka fantastis yakni Rp9,06 triliun. Capaian ini membawa Demak sebagai daerah dengan investasi tertinggi ketiga se-Jawa Tengah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Demak, Umar Surya Suksmana, mengatakan capaian itu merupakan hasil sinergi berbagai pihak serta upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menciptakan kemudahan berusaha.
Berdasarkan data resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI yang dirilis pada 15 Januari 2026, nilai realisasi investasi di Kabupaten Demak mencapai Rp9.065.587.152.682 pada periode Januari – Desember tahun 2025.
Persentase angka tersebut mencapai 181,3 persen yang melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu Rp5 triliun atau 117,2% dari target perubahan yaitu Rp7,73 triliun.
“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kabupaten Demak,” kata Umar, Kamis, 29 Januari 2026.
Umar menegaskan pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel bagi para investor.
“Kami harap peningkatan realisasi investasi dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak terus berkomitmen untuk memperkuat promosi potensi daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan investasi guna mendorong realisasi investasi berkelanjutan.
Sebagai informasi, urutan lima besar Kabupaten/Kota dengan capaian realisasi investasi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Kendal dengan realisasi investasi sebesar Rp15,86 triliun, Kota Semarang Rp11,15 triliun, Kabupaten Demak Rp9,06 triliun, Kabupaten Batang Rp6,73 triliun, dan Kabupaten Semarang Rp4,38 triliun.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















