GROBOGAN, Beritajateng.id – Bupati Setyo Hadi resmi mengukuhkan kembali Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan pada Kamis, 29 Januari 2026 di Ruang Wakil Bupati Grobogan.
Dalam sambutannya, Setyo Hadi mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral, administratif, dan spiritual. Ia menekankan, kegagalan menjalankan tugas berarti mengkhianati kepercayaan masyarakat.
“Jabatan yang saudara emban adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Setyo Hadi .
Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan setelah evaluasi kinerja terhadap Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah menduduki jabatan selama lima tahun. Evaluasi tersebut menjadi dasar pengukuhan kembali, sekaligus penegasan bahwa keberlanjutan jabatan ditentukan oleh kinerja, bukan sekadar masa jabatan .
Setyo Hadi juga menyoroti tantangan pembangunan di Grobogan yang kian kompleks. Ia menuntut pola kerja birokrasi yang cepat, tepat, dan tuntas, serta menolak praktik kerja lamban yang berpotensi menghambat pelayanan publik.
“Saya menekankan pentingnya kerja cepat, kerja tepat, dan kerja tuntas, dengan tetap berpegang pada prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme,” ujarnya .
Terkait arah pembangunan, Bupati memastikan bahwa visi Menuju Grobogan Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan bukan sekadar jargon. Program yang terbukti memberi manfaat akan dilanjutkan, sementara program yang belum optimal akan diperbaiki dan disempurnakan dengan menjangkau seluruh wilayah, dari desa hingga kota, sesuai semangat “Mbangun Deso, Notho Kutho.” .
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















