GROBOGAN, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama Loka POM Grobogan, Vaksnet, dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) mengadakan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Grobogan sebagai upaya pencegahan kanker serviks ini mendapat antusiasme tinggi dari warga. Tercatat, sebanyak 378 warga Grobogan memanfaatkan layanan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Loka POM Grobogan, Ronald H. Manik, mengatakan vaksinasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan perlindungan kesehatan perempuan Indonesia dari risiko kanker serviks.
“Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk meningkatkan imunitas wanita Indonesia agar dapat terhindar dari kanker serviks. Penyakit ini paling efektif dicegah melalui vaksinasi HPV,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Ronald menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan setelah pelaksanaan vaksinasi, seluruh peserta dalam kondisi baik dan tidak ditemukan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang serius.
“Dari 378 orang yang mengikuti vaksinasi, tidak ada yang mengalami efek samping pasca vaksinasi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena vaksin ini aman,” katanya.
Menurutnya, peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), guru, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum. Menurutnya tingginya minat masyarakat mengikuti program ini dipengaruhi oleh biaya vaksin yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga normal.
“Harga vaksin pada umumnya mencapai jutaan rupiah. Namun melalui program ini, masyarakat cukup membayar Rp290 ribu karena mendapat subsidi dari Korpri Pusat,” jelasnya.
Ia menambahkan, vaksinasi HPV dalam program tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Dosis pertama telah dilaksanakan pada Juni, dosis kedua dijadwalkan pada Agustus, dan dosis ketiga akan diberikan pada Desember mendatang.
Pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di bulan Agustus, panitia juga akan kembali membuka layanan bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti penyuntikan dosis pertama.
“Nanti pada bulan Agustus akan dibuka lagi vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti tahap sebelumnya. Silakan dimanfaatkan,” ujarnya.
Ronald mengatakan Korpri sebagai penyelenggara nasional telah menyiapkan satu juta dosis vaksin HPV. Loka POM Grobogan akan berupaya agar masyarakat Grobogan memperoleh alokasi vaksin sesuai kebutuhan.
Ia mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut untuk terus memantau informasi pendaftaran melalui laman resmi Loka POM Grobogan.
“Kami berharap masyarakat dapat memantau pendaftaran melalui website Loka POM Grobogan agar tidak ketinggalan informasi,” katanya.
Melalui program ini, Loka POM Grobogan berharap semakin banyak masyarakat, khususnya perempuan, yang memperoleh perlindungan terhadap kanker serviks melalui vaksinasi.
“Kami berharap kehadiran Loka POM dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama mencegah kanker serviks dengan memanfaatkan program vaksinasi ini selagi masih tersedia dengan harga promo,” pungkas Ronald.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















