JEPARA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan ketersediaan dan harga beras aman menjelang bulan Ramadan.
Kepala DKPP Jepara, Mudhofir, mengatakan hasil pemantauan Satuan Tugas (Satgas) Pangan menunjukkan harga beras di pasaran masih terjaga stabil. Hingga awal Februari 2026, stok beras di wilayah Jepara tercatat mencapai 38 ribu ton, tepatnya 38.853 ton.
Menurutnya jumlah tersebut diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Mei 2026.
“Untuk beras kualitas medium, harga berada pada kisaran Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium dijual sekitar Rp16.000 per kilogram,” ungkapnya.
Ia menyampaikan pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga pasokan dan kestabilan harga pangan, khususnya menjelang Ramadan yang diprediksi permintaan semakin meningkat.
“Menjelang Ramadan, kami akan meningkatkan intensitas pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional. Ini sebagai upaya memastikan ketersediaan beras tetap aman, kualitas terjaga, dan harga tetap terjangkau,” ujar Mudhofir.
Ia menegaskan, data stok pangan bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat selama Ramadhan.
“Sejumlah pedagang di pasar tradisional Jepara juga mengakui pasokan beras masih lancar dan harga relatif stabil menjelang Ramadan,” terangnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















