KENDAL, Beritajateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 menyasar Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Dyah Kartika Permanasari pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Berbagai program fisik maupun nonfisik akan dilaksanakan dalam program ini. Salah satunya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 530 meter, lebar 3,5 meter, dan ketebalan 12 sentimeter di Dukuh Banyuurip Desa Tejorejo.
“Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga serta mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dari sektor pertanian, pendidikan dan lainnya,” ujar Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali.
Sementara itu, sasaran nonfisik yakni berupa sosialisasi dan penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pengobatan gratis bagi masyarakat.
Ia menyebut program tersebut didukung anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp155 juta, APBD Kabupaten Kendal Rp185 juta, serta swadaya masyarakat sebesar Rp20 juta. Sehingga total anggaran TMMD kali ini mencapai Rp360 juta.
“Kami berharap melalui program ini, pembangunan infrastruktur desa semakin meningkat, akses masyarakat menjadi lebih baik, serta semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga semakin kuat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Dyah Kartika Permanasari berharap pembangunan jalan rabat beton yang menjadi salah satu kegiatan dalam program ini dapat memberikan manfaat nyata ke masyarakat setempat.
“Harapannya, melalui kegiatan TMMD ini, pembangunan di desa yang masih membutuhkan infrastruktur dapat dipercepat,” ujar Bupati Tika, sapaan akrabnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut mendukung pelaksanaan program agar berjalan lancar sesuai target. Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan sehingga infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kualitas pekerjaan fisik hendaknya menjadi prioritas sehingga hasil pengerjaan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, TMMD juga menjadi bukti nyata kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan yang merata. Selain memberikan manfaat melalui pembangunan fisik, kegiatan ini diharapkan memperkuat kebersamaan serta kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), dengan melibatkan masyarakat dalam semangat gotong royong membangun desa,” kata Bupati.
Diketahui, TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 mengusung tema “TMMD, Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil















