KENDAL, Beritajateng.id – Sejumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) muncul di wilayah RT 03 RW 02 Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon. Lima anak di daerah itu dilaporkan terserang demam dengue dalam kurun waktu sekitar satu bulan dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Untuk mengantisipasi penyebaran kasus DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal melakukan fogging di wilayah tersebut pada Jumat, 8 Mei 2026. Penyelidikan epidemiologi juga dilakukan untuk menekan kasus ini.
“Setelah ada laporan, kami langsung melakukan langkah sesuai SOP dan hasilnya memang positif demam dengue,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkesda Kendal, Agustinus Bambang Setyawan.
Menurut Bambang, secara umum kasus DBD di Kendal belum mengalami lonjakan signifikan. Namun perubahan cuaca yang tidak menentu membuat masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk.
Ia menegaskan fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa sehingga masyarakat tetap perlu melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin.
“Jentik nyamuk tidak mati dengan fogging. Karena itu kebersihan lingkungan dan gerakan PSN harus terus dilakukan bersama,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, Dinkesda Kendal juga akan meluncurkan program “Simenik Cerah” atau Siswa Mencari Jentik dalam Pencegahan Demam Berdarah. Kegiatan ini akan melibatkan pelajar di sekolah-sekolah sebagai upaya edukasi dan pencegahan dini.
Kepala Dusun II Karangmulyo, Fajar, mengatakan kasus demam berdarah di Desa Karangmulyo tersebut seluruhnya dialami anak-anak. Ia menuturkan pihak desa langsung berkoordinasi dengan pihak kesehatan agar penanganan cepat dilakukan.
“Semua yang terkena anak-anak dan sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit. Sekarang kondisinya sudah membaik,” ujarnya.
Penanggung Jawab Klaster IV Puskesmas Pegandon bidang Penanganan Penyakit Menular, Aries Khozin, menjelaskan fogging dilakukan berdasarkan permintaan warga setelah adanya kasus DBD di lingkungan tersebut.
Ia menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pasien positif mengalami demam dengue yang merupakan tingkatan paling ringan dari penyakit demam berdarah.
“Penyakit dengue memiliki tiga tingkatan, yaitu demam dengue (DD), demam berdarah dengue (DBD), dan dengue shock syndrome (DSS). Gejala awalnya sama, yakni demam tinggi,” jelasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















